detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 10:24 WIB

WNI Korban Dugaan Pemerkosaan Politikus Malaysia Alami Trauma

Tim detikcom - detikNews
WNI Korban Dugaan Pemerkosaan Politikus Malaysia Alami Trauma Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono)
Kuala Lumpur - Kementerian Luar Negeri (Kemlu), melalui perwakilan di Malaysia, telah menemui seorang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban pemerkosaan politikus asal Malaysia Paul Yong Choo Kiong. Korban disebut mengalami trauma.

Pada Kamis (11/7), Pejabat Konsuler dan Atase Polri telah bertemu dengan Kepala Polisi Wilayah Perak di Ipoh, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari Kuala Lumpur, sekaligus bertemu langsung dengan korban WNI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) itu.

"Saat dikunjungi, kondisi fisik korban dalam keadaan baik, meskipun secara psikis mengalami trauma," ujar Plt Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha seperti dilansir Antara, Jumat (12/7/2019).


Judha menegaskan KBRI Kuala Lumpur akan terus memonitor proses penegakan hukum terhadap pelaku. Korban diminta untuk tinggal di KBRI Kuala Lumpur selama proses hukum kasus ini berlangsung.

"Untuk memberikan ketenangan kepada korban, kami mengupayakan agar yang bersangkutan dapat tinggal di shelter KBRI Kuala Lumpur selama proses hukum berlangsung," ujar Judha.


Paul Yong sempat ditangkap pada Selasa (9/7) namun kemudian dibebaskan setelah membayar jaminan ke polisi. The Star melaporkan bahwa Paul Yong bebas dengan jaminan setelah diperiksa dan diinterogasi oleh polisi.

Terkait kasus ini, Kepala Kepolisian Perak, Komisaris Razarudin Husain, menyatakan penyelidikan terus berlangsung. Diketahui bahwa kasus ini diselidiki di bawah pasal 376 Undang-undang Pidana dengan delik pemerkosaan. Paul Yong terancam hukuman maksimum 20 tahun penjara dan hukuman cambuk jika terbukti bersalah.

Namun Paul Yong menegaskan dirinya tidak bersalah. Dalam pernyataan itu, Paul Yong mengaku terkejut dan bingung atas tuduhan pemerkosaan yang diarahkan terhadapnya.

"Saya menegaskan posisi saya bahwa saya tidak pernah memperkosa atau melakukan penyerangan seksual terhadapnya (PRT Indonesia)," tegas Paul Yong dalam pernyataan tertulis, seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Kamis (11/7).

Simak Video "Menjajal Kesegaran Air Mata Kucing dari Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]

(dkp/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com