detikNews
2019/07/11 21:30:00 WIB

Round-Up

Ganjil Genap 'Asian Games' Dapat Lampu Hijau Polisi

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 2 dari 2
Ganjil Genap Asian Games Dapat Lampu Hijau Polisi ILUSTRASI/ganjil genap di DKI Jakarta. (Foto: Agung Pambudhy)

Akan Dikaji Pemprov DKI

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sudah menerima surat usulan ganjil genap seperti saat Asian Games dari BPTJ. Usulan tersebut akan dikaji.

"Jadi untuk usulan BPTJ sudah terima surat, akan lakukan koordinasi. Tentu mereka sudah lakukan evaluasi. Evaluasi Yang sudah dilakukan akan kita coba pelajari. Dari sisi kami selaku Pemprov, dalam ambil keputusan itu banyak aspek harus dinilai, jadi kita akan lakukan dari kajian BPTJ, akan lakukan kajian kembali secara komprehensif," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, saat dihubungi, Kamis (11/7).

Saat ini, ganjil-genap diberlakukan pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.Saat ini, ganjil-genap diberlakukan pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB. (Foto: Lamhot Aritonang)

Aspek yang akan dikaji bukan hanya masalah lalu lintas, tetapi juga aspek ekonomi dan sosial. Setelah itu, barulah kerjakan bisa dikeluarkan.

"Apakah itu aspek ekonomi, sosial dan lain-lain, itu harus masuk ke dalam kajian menyeluruh. Oh iya ini sesuai atau tidak sesuai atau tetap seperti yang sedang berjalan," kata Syafrin.


BPTJ sudah mengirim surat namun belum memberikan lampiran kajian. Sehingga, Dishub DKI belum mengetahui apa dasar dari usulan kebijakan tersebut.

Bagi Syafrin, perluasan ganjil genap saat Asian Games merupakan kebijakan jangka pendek. Sehingga, butuh pendekatan dan kajian yang berbeda jika akan diterapkan dalam jangka panjang.

"Kebutuhan, Asian Games kemarin kan ganjal genap dilakukan dalam jangka pendek bukan jangka panjang. Nah, ini akan kita lakukan kajian, kalau surat BPTJ akan jangka panjang, kalau jangka panjang kami harus lakukan kajian komprehensif untuk kajian jangka panjang. Harus komprehensif bahkan sampai analisa benefit cost analysis kan. Itu harus dilakukan," ujar Syafrin.
(dkp/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com