detikNews
Kamis 11 Juli 2019, 19:21 WIB

200 Anak Pengungsi Kebakaran Tebet Dapat Bantuan Peralatan Sekolah

Elmy Tasya Khairally - detikNews
200 Anak Pengungsi Kebakaran Tebet Dapat Bantuan Peralatan Sekolah Plt Kepala Suku Dinas Pendidikan II Wilayah Jakarta Selatan Joko Sugiarto menyambangi anak-anak pengungsi kebakaran Tebet. (Tasya/detikcom)
Jakarta - Ratusan siswa ikut mengungsi karena rumah mereka hangus dalam kebakaran Tebet. Meninggalkan rumah mereka di Kampung Bali, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, kini anak-anak di pengungsian mendapat bantuan paket sekolah.

Pantauan detikcom, Plt Kepala Suku Dinas Pendidikan II Wilayah Jakarta Selatan Joko Sugiarto datang menyambangi posko pengungsian di SDN 05 Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019). Dia bersama jajarannya kemudian membagi-bagikan paket bantuan untuk anak-anak sekolah. Semua tampak antusias menerima.



Joko mengatakan, di SDN 05 Manggarai ini ada 180 anak yang jadi korban. Paket-paket ini disiapkan Sudin Pendidikan Jakarta Selatan agar para siswa bisa tetap bersekolah pada Senin (15/7) mendatang.

"Hari ini kita kirimkan 200 paket tas, yang di dalamnya berisi buku tulis, kemudian alat tulis lengkap. Besok kita siapkan seragam putih merah beserta topi dan dasinya, juga sepatu. Masing masing 200 sepatu dan 200 seragam," kata Joko.

200 Anak Pengungsi Kebakaran Tebet Dapat Bantuan Peralatan SekolahPlt Kepala Suku Dinas Pendidikan II Wilayah Jakarta Selatan Joko Sugiarto (Tasya/detikcom)

Joko menambahkan pihaknya akan mendata siswa SMP dan SMA yang juga jadi korban kebakaran. Nantinya para siswa SMP dan SMA ini juga akan diberi bantuan paket sekolah.



"Hari ini kita punya kendala karena kurang sepatu dan baju. Kalau tas kan nggak ada masalah, sudah kita siapkan hari ini dan sudah kita bagikan tadi ada sekitar 30 anak. Sisanya besok kita bagikan," jelasnya.

Joko mengaku optimistis para siswa ini akan kembali bersemangat belajar Senin nanti. Menurutnya, anak cenderung lebih mudah melupakan kesedihan akibat kejadian kebakaran ini dibandingkan dengan orang tua.



Dia juga sudah mewanti-wanti kepada pihak sekolah agar tidak menyinggung perasaan para siswa korban kebakaran ini. Jika nantinya ada siswa yang datang ke sekolah tidak memakai seragam, dirinya berharap itu dimaklumi.

"Kita sudah pesan kepada kepala sekolah, jangan pernah menyinggung perasaan mereka (anak korban kebakaran). Biarkan saja mereka berpakaian apa silakan saja, bahkan kalau misalnya baju bebas, nggak apa-apa. Yang penting dia sekolah saja karena dari pemerintah sudah mulai bergerak. Seragam putih merah sudah kita siapkan, nanti tinggal seragam Pramuka dan sebagainya. Hari ini pun dari Kecamatan Tebet dan dari teman-teman sekolah swasta sudah mengumpulkan dana dibelikan pakaian dalam untuk anak-anak semua," jelasnya.

Simak Video "Memasak Ditinggal Pergi, 20 Rumah di Cawang Ludes Terbakar"
[Gambas:Video 20detik]

(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com