detikNews
Kamis 11 Juli 2019, 17:15 WIB

Cerita Anies Tentang Transformasi Medellin Kolombia dari Kota Kriminal

Andhika Prasetia - detikNews
Cerita Anies Tentang Transformasi Medellin Kolombia dari Kota Kriminal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Wali Kota Medellin Frederico Gutierrez di Kolombia. (Foto: Instagram)
Medellin - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbagi kisah dari kunjungannya di Kota Medellin, Kolombia. Anies mendapat cerita dari Wali Kota Medellin Frederico Gutierrez yang mentransformasi kota tersebut dari tingkat pembunuhan tertinggi di dunia menjadi kota yang aman.

Hal ini disampaikan Anies seusai pertemuan bilateral dengan Gutierrez di sela acara World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF). Kisah tersebut dibagikan Anies melalui akun Instagram-nya.


"Dalam pertemuan ini, Wali Kota Gutierrez berbagi kisah tentang transformasi Medellin dari kota dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia dengan berbagai masalah sosialnya, menjadi kota yang aman, menggeliat secara ekonomi dan hidup dengan kegiatan budaya. Perubahan sosial Medellin itu dimulai dengan perluasan cakupan serta integrasi transportasi publiknya, sehingga rakyat Medellin saling terhubung," ujar Anies, Kamis (11/7/2019).

[Gambas:Instagram]


Anies menjabarkan bahwa Kota Medellin terletak di dataran tinggi di Kolombia dengan salah satu komoditas utamanya adalah bunga. Dalam pertemuan ini, Anies mengatakan bahwa Gutierrez berkeinginan bertukar pengalaman mengenai tata kota Jakarta.

"Wali Kota Gutierrez juga menyatakan keinginan belajar dan bertukar pengalaman dengan Jakarta, serta menjajaki berbagai kesempatan kerja sama ke depan, utamanya di bidang integrasi transportasi, mobilitas kota, dan pertukaran budaya," ujar Anies.


Di akhir pertemuan, Anies memberikan selembar kain batik Betawi kepada Gutierrez. Setelah diberikan batik, Anies diceritakan Gutierrez mengenai sosok ibunya yang merupakan peneliti batik.

⁣"Sesudah pertemuan usai, kami sampaikan simbol persahabatan dari warga Jakarta kepada Walikota Gutierrez, yaitu selembar kain batik Betawi. Tak disangka, Wali Kota Gutierrez menyampaikan bahwa kenang-kenangan yang kita berikan ini sangatlah emosional baginya. Ia bercerita, ibunya adalah peneliti batik dan mengajar tentang batik. Ia sering melihat ibunya membatik, dan beberapa tahun lalu ibunya telah tiada," sebutnya.

Anies diketahui berada di Kolombia sejak tanggal 7 sampai 12 Juli 2019. Setelah dari Kolombia, Anies langsung terbang ke Amerika Serikat untuk menghadiri United States-Indonesia Society (USINDO) di Washington DC pada tanggal 13 sampai 17 Juli 2019.

Simak Video "Gaet Kampus Jerman, Anies Mau Jakarta Ramah Disabilitas"
[Gambas:Video 20detik]

(dkp/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com