Curi Arloji dan Duit Turis Australia, WN Kenya Dituntut 1,5 Tahun Bui

Curi Arloji dan Duit Turis Australia, WN Kenya Dituntut 1,5 Tahun Bui

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 10 Jul 2019 16:27 WIB
Foto: WN Kenya dituntut 1,5 tahun penjara (Dita-detikcom)
Foto: WN Kenya dituntut 1,5 tahun penjara (Dita-detikcom)
Denpasar - Eunice Anyango Okiki (29) dituntut 1,5 tahun penjara terkait kasus pencurian. Warga negara Kenya itu mengambil arloji Tag Heuer dan uang tunai AUD pecahan 50 milik turis asal Australia.

"Menuntut supaya majelis hakim pengadilan negeri Denpasar yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Eunice Anyango Okiki terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian. Menjatuhkan pidana," kata jaksa penuntut umum Putu Gede Juliarsana di PN Denpasar, JL PB Sudirman, Denpasar, Bali, Rabu (10/7/2019).

Kasus itu bermula saat terdakwa bertemu dengan korban Jag Julius Reader di Seminyak, Kuta, Badung, Senin (25/3). Keduanya sempat makan malam di hotel lalu mengobrol sambil minum bir di tepi kolam renang.



"Setelah beberapa saat terdakwa merasa pusing dan kembali ke kamar saksi dan setelah sampai di dalam kamar, saksi duduk di atas tempat tidur lalu saksi merebahkan badan dan langsung tidak ingat apa-apa lagi, sekira jam 02.30 Wita. Saksi Jag Julius Reader terbangun dan mendapati terdakwa sudah tidak ada di dalam kamar," urai jaksa.

Saat itulah Reader sadar jam tangan yang sebelumnya dikenakan di tangan kiri sudah tidak ada, lalu kacamatanya yang sebelumnya ditaruh di atas meja dekat tempat tidur juga raib. Tak berhenti di situ, saat Reader membuka dompet ternyata uangnya uga raib, sehingga total kerugian yang dialami senilai Rp 42 juta.

"Bahwa saksi Jag Julius Reader mencurigai terdakwa Eunice Anyango Okiki telah mengambil barang-barang dan uang milik saksi tersebut karena sebelum masuk kamar, barang-barang dan uang milik saksi masih ada pada saksi. Bahwa atas perbuatan terdakwa tersebut mengakibatkan saksi Jag Julius Reader mengalami kerugian materiil sebesar Rp 42 juta," ucap jaksa.



Usai mendengar tuntutan jaksa, wanita yang lahir di Nyando Ken itu langsung mengajukan nota pembelaan. Kepada majelis hakim dia mengaku menjadi tulang punggung keluarganya.

"Saya mohon keringanan saya punya anak dan keluarga yang bergantung pada saya. Saya mohon maaf," kata Okiki yang diterjemahkan oleh Sandra.

Atas perbuatannya Okiki dijerat dengan pasal 362 KUHP.




Simak Juga 'Dagang Tanpa Izin, 2 WN China Dibekuk Petugas Imigrasi Makassar':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Pria Paruh Baya Diduga Penadah Emas Curian di Polewali Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/rvk)