detikNews
Rabu 10 Juli 2019, 06:15 WIB

Saudi Sambut Meriah Kloter Jemaah Haji Fast Track

Fajar Pratama - detikNews
Saudi Sambut Meriah Kloter Jemaah Haji Fast Track Foto: Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel saat acara penyambutan jemaah haji fast track di Saudi/KBRI Riyadh
Jakarta - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberikan sambutan luar biasa kepada jamaah haji Indonesia yang melewati jalur cepat atau fast track yang merupakan salah satu Mega Proyek Saudi, Makkah Route (Toriq Makkah).

Dalam acara penyambutan 7 Juli 2019 di Bandara Madinah tersebut terlihat para pejabat tinggi dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Pejabat Provinsi Madinah, Imigrasi (jawazat) dan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi.

Dari perwakilan pemerintah Republik Indonesia hadir Dubes RI untuk Arab Saudi sekaligus Wakil Tetap RI di OKI, Agus Maftuh Abegebriel dengan didampingi Atase Pertahanan Brigjend Drajad Brima Yoga, Atase Kepolisian Kombes Fahrurrazi dan Kepala Daker Arsyad Hidayat.

Dengan iringan musik 'Tala'al Badru', untaian bunga dan kurma Nabi dibagikan kepada seluruh jamaah embarkasi Jakarta yang melewati jalur fast track yang hanya memerlukan waktu 20 menit untuk langsung menuju hotel.

Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh menegaskan bahwa jalur fast track ini adalah pengalaman untuk kedua kalinya bagi jamaah Indonesia karena Indonesia termasuk negara pertama kali yang mendapatkan 'keistimewaan' ini tahun yang lalu bersama dengan Malaysia.

"Untuk tahun ini Kerajaan Arab Saudi menambahkan 3 negara yang bisa menikmati pelayanan baru ini yaitu Pakistan, Bangladesh dan Tunisia dengan total jumlah 225.000," kata Maftuh sebagaimana disampaikan dalam

Maftuh menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Raja Salman dan Putra Mahkota atas pemberian keistimewaan kepada jamaah haji Indonesia tahun ini.

Saudi Sambut Meriah Kloter Jemaah Haji Fast TrackFoto: Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel saat acara penyambutan jemaah haji fast track di Saudi/KBRI Riyadh


Masa keemasan hubungan diplomasi Saudi dan Indonesia (SAUNESIA) ini harus dimanfaatkan untuk diplomasi yang selalu mementingkan kemaslahatan jamaah haji Indonesia, khusususnya dengan penambahan kuota agar antrian haji tidak terlalu panjang: tegas Dubes yang juga staf pengajar UIN Sunan Kalijaga ini.



Simak Video "Kerajaan Buka Fasilitas Minyak Saudi Aramco ke Media"
[Gambas:Video 20detik]

(fjp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com