detikNews
Selasa 09 Juli 2019, 03:50 WIB

5 Provinsi Indonesia Timur Jadi Wakil di Pacific Exposition 2019

Tsarina Maharani - detikNews
5 Provinsi Indonesia Timur Jadi Wakil di Pacific Exposition 2019 Tantowi Yahya (Foto: Dok. KBRI Wellington)
Jakarta - Lima provinsi Indonesia Timur bakal mewakili wajah Indonesia dalam pameran 'The 1st Pacific Exposition 2019' di Auckland, Selandia Baru. Kelima Provinsi tersebut yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Pacific Expo di Auckland itu akan digelar pada 11-14 Juli 2019. Dalam acara tersebut, Indonesia bersama 19 negara Pasifik lainnya akan melakukan promosi pariwisata.


Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, mengatakan lima provinsi yang mewakili Indonesia itu telah menunjukkan partisipasi aktif dalam membuka akses pasar ke Pasifik. Saat ini, kata dia, mereka juga tengah menyiapkan penampilan di Pacific Expo.

"Kelima provinsi yang datang ke Selandia Baru minggu depan menunjukkan komitmen total dalam promosi Indonesia Timur," kata Tantowi dalam keterangan tertulis, Selasa (9/7/2019).

Partisipasi kelima provinsi di Indonesia Timur antara lain dengan mengirimkan sejumlah penari dan musisi terkenal untuk ditampilkan dalam kegiatan empat hari tersebut. Dalam daftar musisi yang akan terlibat dalam konser 'The Sound of Pacific', antara lain tercatat nama Glenn Fredly, Ivan Nestorman, serta kelompok musik Papua Original. Mereka akan tampil dalam konser Sound of the Pacific yang akan berlangsung pada tanggal 13 dan 14 Juli dan terbuka gratis untuk masyarakat di Auckland.


Selain mengirimkan delegasi seni, kelima provinsi Indonesia Timur tersebut juga mengirimkan beberapa tour operator yang akan mempromosikan pariwisata kepada publik setempat. Beberapa pejabat seperti Gubernur, Wakil Gubernur serta Bupati dan Walikota dari kelima provinsi juga akan hadir untuk mendukung penuh penampilan kesenian daerahnya.

Pameran Pacific Expo ini merupakan gagasan Indonesia. Tantowi mengatakan pameran ini bertujuan untuk membuka akses pasar kepada kawasan Indonesia Timur yang selama ini tertinggal dalam aspek ekonomi.

"Dengan adanya kedekatan faktor geografis dan budaya, maka ke depan perlu dimanfaatkan untuk mendorong Kawasan Timur Indonesia agar lebih aktif melakukan interaksi di bidang ekonomi dengan negara Pasifik yang merupakan tetangga dekatnya dan memiliki pasar yang cukup besar, yakni GDP di Pasifik yang sebesar USD 1,6 triliun. Pacific Exposition merupakan momentum yang tepat bagi seluruh stakeholders di Indonesia yang menginginkan kemajuan ekonomi bagi kawasan Indonesia Timur," ujar Tantowi.


Pacific Exposition merupakan pameran yang menampilkan tema perdagangan, pariwisata, investasi, serta budaya. Kegiatan tersebut dikelola pemerintah Indonesia dan didukung oleh Selandia Baru dan Australia, sehingga menjadikannya sebagai kegiatan strategis dan komprehensif pertama dalam sejarah Pasifik. Menlu Retno LP Marsudi mengatakan kegiatan ini merupakan wujud perhatian pemerintah Jokowi dalam meningkatkan interaksi aktif Indonesia dengan negara Pasifik.

"Kegiatan ini merupakan wujud konkret dari perhatian Pemerintahan Kabinet Kerja yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan interaksi aktif dengan negara di Pasifik," kata dia.


"Hal ini dapat dilihat dari betapa besarnya dukungan, baik secara materiil maupun moril yang diberikan oleh sejumlah kementerian. Kementerian Pariwisata, Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, Kemendikbud, Kemkominfo, BKPM, Bekraf, hingga BNP2TKI serta beberapa lembaga lain termasuk DPR, semuanya ikut berkontribusi terhadap pelaksanaan Pacific Exposition," tegas Retno.

Simak Video "JK Instruksikan KBRI Pantau Kondisi WNI di Selendia Baru"
[Gambas:Video 20detik]

(tsa/tsa)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com