detikNews
Jumat 05 Juli 2019, 20:44 WIB

Halabihalal dengan Relawan Jokowi, Budi Karya: Saatnya Bicara Persatuan

Rolando - detikNews
Halabihalal dengan Relawan Jokowi, Budi Karya: Saatnya Bicara Persatuan Budi Karya Sumadi di acara Relawan Jokowi di Balai Kartini, Jakarta. (Rolando/detikcom)
Jakarta - Pembina Relawan Jokowi sekaligus Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menghadiri acara bertajuk 'Halalbihalal Bersama Relawan Jokowi Bersatu'. Dalam sambutannya, Budi mengatakan saatnya bicara persatuan Indonesia.

Awalnya, Budi mengungkapkan rasa kangen kepada para relawan. Dia merasa ada yang hilang setelah pencoblosan pada April lalu usai.

"Saya memang kangen sekali untuk ketemu. Saya secara jujur setelah tanggal 17 (April) kita menang, saya kadang-kadang kehilangan sesuatu, yang biasa ketemu, tiba-tiba hilang. Oleh karenanya, kangen-kangenan sambil halalbihalal ini sangat penting bagi kita," ujar Budi di hadapan para relawan, di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2019).

"Saya atas nama pribadi menyampaikan maaf lahir-batin karena memang kita baru halalbihalal beberapa hari ini," sambungnya.




Budi pun melihat dengan bangga Jokowi-Ma'ruf bisa mendapatkan mandat dari rakyat untuk 5 tahun ke depan. Dia pun bertanya hal tersebut kepada relawan.

"Bapak-Ibu sekalian, kita memang melihat bahwa dengan bangga Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf akhirnya mendapatkan amanat untuk memimpin 5 tahun ke depan. Bangga tidak?" katanya.

Lebih lanjut, Budi mengapresiasi kerja keras para relawan selama ini. Dedikasi yang tinggi para relawan membuat Jokowi-Ma'ruf mendapatkan amanat dari masyarakat.

"Saya atas nama Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf mengucapkan terima kasih atas peran serta rekan-rekan sekalian yang luar biasa. Yang tidak kenal lelah yang begitu berdedikasi sehingga kita bisa mendapatkan amanat itu," ucap Budi.




Budi pun mengatakan saatnya bicara persatuan Indonesia. Budi menilai bangsa Indonesia tinggal di dalam satu wadah dan tugasnya adalah memelihara rasa persatuan.

"Bapak-Ibu sekalian, saatnya kita bicara mengenai persatuan Indonesia. Kita dalam satu wadah bangsa Indonesia, tanah air Indonesia, berbangsa berbahasa satu. Tentu kita punya tugas untuk melakukan membina rasa persatuan ini," sebut Budi.

Senada dengan Budi Karya, anggota Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf, Sidarto Danusubroto, berbicara mengenai persatuan Indonesia yang merupakan barang mahal. Dia mengajak para relawan untuk mengawal dan mempertahankan persatuan Indonesia.




"Jadi demikian pemilu yang kita lalui alhamdulillah selesai. Tadi yang disampaikan oleh Pak Budi Karya betul. Sekarang kita harus 01-02 menjadi berapa? 03, persatuan Indonesia. Ini barang mahal. Barang mahal yang harus kita pertahankan, kita kawal sampai kapan pun dengan apa, dengan NKRI Pancasila," tegas Sidarto.

Sidarto mengatakan tidak ada ideologi selain Pancasila di Indonesia. Pancasila yang diwariskan oleh para pendiri bangsa dikatakannya akan berdiri tegak sampai kapan pun.

"Tidak dengan khilafah atau yang lainnya. Hanya Pancasila sebagai dasar negara yang diwariskan oleh para pendiri bangsa negara ini akan sampai kapan pun akan berdiri tegak di antara bangsa-bangsa dunia," imbuhnya.

Simak Video "Pembebasan Lahan Proyek KA Makassar-Parepare Segmen 3 Digeber!"
[Gambas:Video 20detik]

(zak/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com