detikNews
Jumat 05 Juli 2019, 14:25 WIB

Tukang Bubur Pembunuh Bocah Sering Curi Pakaian Dalam Perempuan

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Tukang Bubur Pembunuh Bocah Sering Curi Pakaian Dalam Perempuan Tukang bubur tersangka pembunuhan (Jefrie/detikcom)
Bogor - Polisi mengungkap fakta lain di balik kasus pembunuhan bocah perempuan oleh tukang bubur Yanto di Megamendung, Bogor. Yanto, menurut polisi, mempunyai kelainan seksual dan kerap mencuri pakaian dalam perempuan.

"Ya ini salah satu kecenderungan seksual yang bersangkutan bahwa yang bersangkutan juga suka mencuri pakaian dalam perempuan," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky di Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/7/2019).



Dicky mengatakan kelainan seksual Yanto disebabkan seringnya menonton video porno. Video porno itu juga, menurut Dicky, ditonton Yanto sehari sebelum membunuh korban.

"Iya. Jadi semalam yang bersangkutan menonton film porno," ujar Dicky.



Kelainan seksual itulah yang membuat Yanto ingin mencabuli korban. Yanto membujuk korban untuk menciumnya dengan menawarkan uang Rp 5.000.

"Pelaku meminta korban mencium pelaku. Nanti diiming-imingi sejumlah uang, sekitar Rp 5.000," ujarnya.



Namun korban menolak permintaan Yanto. Karena korban berontak, Yanto panik dan merendam korban di air hingga meninggal dunia.

"Korban yang masih di bawah umur ini menolak, sehingga karena dipaksa, histeris, panik. Histeris korban, pelaku panik, kemudian spontan melakukan pembunuhan tersebut," ujar Dicky.



Pembunuhan itu terjadi di sebuah kontrakan di kawasan Megamendung, Sabtu (29/6). Jenazah korban kemudian ditemukan pada Selasa (2/7).

Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Namun, sebelum ditangkap polisi, Yanto terlebih dahulu menyerahkan diri ke Polsek Moga, Pemalang, Jateng, pada Rabu (3/7) sore.

Yanto sempat jadi buron dan mengaku tinggal berpindah-pindah hingga empat kota di Jawa. Setelah membunuh, Yanto kabur ke kampungnya, Desa Gendong, Kecamatan Moga, Pemalang, Jawa Tengah.

Yanto kemudian diserahkan ke Polres Bogor. Setelah diperiksa intensif, Yanto ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan bocah perempuan. Yanto juga langsung ditahan.

Yanto dijerat dengan pasal berlapis, yaitu pasal 80 ayat 3 dan atau pasal 81 atau pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 338 KUHP atau pasal 340 KUHP. Dia terancam hukuman penjara paling lama seumur hidup.


Tukang Bubur Pembunuh Bocah SD Ada Kecenderungan Pedofil:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Antisipasi Penumpukan Penumpang, Polisi Siapkan Angkutan di Stasiun Bogor"
[Gambas:Video 20detik]

(knv/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com