detikNews
2019/07/03 20:35:00 WIB

Round-Up

Pengusutan SM Tak Berhenti Meski Anjing Mati

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pengusutan SM Tak Berhenti Meski Anjing Mati Anjing masuk masjid di Bogor. (Screenshot video viral di Internet)
Jakarta - Penyidikan kasus SM (52), yang membawa anjing ke Masjid Al-Munawaroh, tetap lanjut. Polisi fokus pada perbuatan SM meskipun anjing yang dibawanya ditemukan mati.

Anjing yang dibawa SM masuk ke masjid itu ditemukan mati di bawah tiang listrik di salah satu pertigaan jalan pada Selasa (2/7). Lokasi penemuannya sekitar 100 meter dari Masjid Al-Munawaroh.

"Setelah ditemukan, ternyata sudah kondisi kayak demikian kita mencoba langsung lapor ke pihak berwajib. Sudah dilaporkan, sudah dicek keberadaan semuanya, karena penyayang binatang juga, kami langsung menguburkan," kata Kepala Divisi Keamanan Sentul City Paulus Krisdiyanto saat ditemui di Mako Security Sentul City, Jalan Raya Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (3/7/2019).



Anjing itu mati dengan luka darah di mulutnya. Anjing itu ternyata anjing yang sama dengan yang dibawa SM ke masjid.

Terkait penemuan anjing mati itu, polisi mencatatnya sebagai salah satu bukti. Polisi memiliki barang bukti lain dalam kasus ini, di antaranya alas kaki dan pakaian yang digunakan SM saat masuk ke masjid.

"Masalah anjing memang sudah ditemukan, kita temukan dalam keadaan sudah mati," kata Kapolres Bogor AKBP Andi Dicky kepada wartawan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.


Kapolres Bogor AKBP AM DickyKapolres Bogor AKBP AM Dicky (Matius Alfons/detikcom)

Dicky menegaskan tidak mengurusi kematian anjing itu. Penyidik, menurut Dicky, fokus mengusut dugaan tindak pidana yang dilakukan SM.

"Terhadap jasad binatang itu sudah kita lakukan pembuatan BAP sehingga nanti kita bisa manfaatkan sebagai barbuk, karena sebelumnya kita sudah sita beberapa barbuk yang digunakan tersangka SM, seperti alas kaki, pakaian pada saat kejadian, itu sudah juga kita jadikan barbuk," ujarnya.

"Ya sudahlah kita mengurus kasusnya saja. Kami memang menemukan (anjingnya) mati, tapi kan fokus pada perbuatan (pelaku)-nya saja," sambung Dicky.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com