detikNews
Selasa 02 Juli 2019, 19:36 WIB

Anies: JakPro akan Kelola TIM Selama 30 Tahun Usai Revitalisasi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Anies: JakPro akan Kelola TIM Selama 30 Tahun Usai Revitalisasi Gubernur DKI Anies Baswedan saat meresmikan karya mural seniman Kolombia di TIM (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - BUMD Jakarta Propertindo (JakPro) akan mengelola Taman Ismail Marzuki (TIM) usai direvitalisasi. Pemprov DKI Jakarta akan memberikan waktu selama 30 tahun pengelolaan.

"Dikelola oleh JakPro sekitar 30 tahun. Kemungkinan 30 tahun karena mereka baru selesai pengelolaan itu 23 tahun baru biayanya masuk BEP (break even point alias balik modal)," ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Anies memilih JakPro karena ingin memiliki unsur pembangunan. Jadi, tidak hanya berorientasi bisnis.


"Dikelola oleh JakPro karena ada faktor biaya, kenapa BUMD karena supaya bisa mengelola dengan skema bisnis tapi ada unsur pembangunannya. Yang kalau dihitung bisnis kembalinya lama. Kalau private sector mengerjakan itu akan berat karena baliknya setelah 23 tahun," ucap Anies.

Anies tidak memilih Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengelola karena SKPD tidak berorientasi keuntungan. Hal itu akan memberatkan anggaran pengelolaan TIM.

"Kalau ini SKPD saja ya, SKPD tidak menerima pemasukan. Mereka semata-mata sebagai cost center. Padahal kita tidak ingin ini sebagai cost center. Karena kalau cost center biaya per tahunnya mahal sekali, oleh karena itu mengapa kita menggunakan skema BUMD," ujar Anies.


Penunjukan JakPro sebagai pengelola sejalan dengan konsep Anies untuk memisahkan pariwisata dan kebudayaan. Pariwisata berada di wilayah komersial.

"Pariwisata adalah komersial sedangkan kebudayaan itu tidak komersial. Namun, kebudayaan bisa didanai melalui aktivitas komersial. Ini yang sedang terjadi di TIM," ucap Anies.

Sebelumnya, Anies membuka perayaan hari ulang tahun (HUT) Taman Ismail Marzuki ke-50 di Cikini, Jakarta Pusat. Perayaan tersebut sekaligus pencanangan revitalisasi TIM yang direncanakan dimulai pada 2019.


"Pemenang sudah ditentukan lama, sudah 10 tahun lalu. Termasuk juga pemenang sayembara desain. Mudah-mudahan tahun depan revitalisasi Taman Ismail Marzuki akan kita lakukan," kata Anies di TIM, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018).

Anies berharap nantinya TIM akan menjadi pusat kebudayaan di Asia Tenggara. Dia berharap dengan revitalisasi tersebut, Jakarta bisa menjadi salah satu kiblat kesenian dunia.

"Ekosistem harus dibangun. Bila bicara kesenian dunia maka Jakarta harus ada dalam radar pusat kebudayaan dunia. Jakarta harus menjadi alternatif," sebut Anies.




Simak Juga 'Jawaban Anies soal Reklamasi dan Tudingan Ingkar Janji':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki Bakal Ditutup?"
[Gambas:Video 20detik]

(aik/jbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com