detikNews
Selasa 02 Juli 2019, 15:34 WIB

Perempuan di Blitar Hina Jokowi Mumi, TKN: Belum Move On!

Tsarina Maharani - detikNews
Perempuan di Blitar Hina Jokowi Mumi, TKN: Belum Move On! Achmad Baidowi (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyesalkan soal hinaan Presiden Jokowi mumi yang diunggah seorang warga Blitar dengan akun Aida Konveksi di Facebook. TKN menilai ada sebagian masyarakat yang belum move on atas hasil Pilpres 2019.

"Kami sangat menyesalkan hal tersebut. Hal ini menandakan bahwa di (kalangan) bawah belum move on dengan hasil politik," kata anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Achmad Baidowi, kepada wartawan, Selasa (2/7/2019).



Menurut pria yang akrab disapa Awiek itu, sudah tidak ada lagi pembeda antara 01 dan 02. Ia mengingatkan soal persatuan bangsa.

"Tak ada lagi 01 dan 02, tak ada lagi Cebong dan Kampret. Yang ada satu Indonesia untuk persatuan Indonesia," ujarnya.

Ia pun mendukung polisi mengusut kasus ini. Awiek berbicara tentang supremasi hukum.

"Ketegasan polisi dalam menegakkan supremasi hukum harus dilakukan. Salah satu hal penting dalam demokrasi adalah menjunjung tinggi supremasi hukum," tegas Awiek.

Hal senada disampaikan anggota Dewan Pakar DPP NasDem, Teuku Taufiqulhadi. Menurut dia, apa yang disampaikan akun Aida Konveksi itu tidak bisa dikategorikan sebagai kritik, melainkan murni sebuah hinaan.

"Saya tegas, ini bukan kritikan, tapi ini menghina orang lain, yaitu orang telah terpilih menjadi presiden," kata Taufiqulhadi.

"Jadi saya berpikir, orang ini boleh diperiksa untuk diketahui motifnya. Kenapa ia menyebut Jokowi sebagai 'The New Firaun'. Ini menghina sekali," imbuh dia.



Saat ini pemilik akun Aida Konveksi, yang kontennya menghina Presiden Jokowi mumi, diperiksa Satreskrim Polresta Blitar. Pemilik akun mengakui telah menyebar gambar kiriman yang ada di berandanya.

Sang pemilik akun, yang juga memiliki 'Butik Malang', secara kooperatif mendatangi Mapolresta Blitar untuk memberikan keterangan kepada pihak penyidik. Sembari menangis, sang pemilik akun mengaku mendapatkan gambar itu dari beranda media sosialnya. Lalu tanpa berpikir panjang diunggah di akun pribadinya.

"Semalam yang bersangkutan datang ke sini. Selain memberikan keterangan, yang bersangkutan juga menceritakan kronologi posting-annya di medsos terkait Bapak Presiden Joko Widodo itu," jelas Kasatreskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono kepada detikcom di Mapolresta, Selasa (2/7).


Pemilik Akun yang Hina Jokowi Diperiksa Polisi:

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video " Pemilik Akun 'Jokowi Mumi' Jadi Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]

(tsa/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com