detikNews
Jumat 28 Juni 2019, 19:27 WIB

Napiter Mas Jono Pemasok Logistik ke Kelompok Santoso Bebas

Audrey Santoso - detikNews
Napiter Mas Jono Pemasok Logistik ke Kelompok Santoso Bebas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Jeffrie/detikcom)
Jakarta - Narapidana kasus terorisme (napiter), Djono Priandi alias Jono alias Mas Jono telah merampungkan masa tahanannya. Hari ini, dia dinyatakan bebas dari Lapas Permisan, Nusakambangan, Cilacap.

"Hari ini berdasarkan surat lepas Nomor: W13.PAS.PAS21.PK.02.02 dilaksanakan pembebasan narapidana kasus terorisme karena telah selesai menjalani pidana dengan identitas Djono Priandi alias Jono alias Mas Jono," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Dedi menerangkan Mas Jono bebas pukul 09.40 WIB. Petugas lapas mengawal Mas Jono sampai Pelabuhan Wijayapura, Nusakambangan. Selanjutnya, pukul 10.30 WIB, petugas lapas menyerahkan Mas Jono kepada Densus 88 Antiteror di pelabuhan untuk kemudian diantar ke bandara.

"Untuk kepulangan menuju Palu," jelas Dedi.

Dedi menuturkan pihak lapas akan berkoordinasi dengan BNPT terkait bebasnya Mas Jono, agar dapat dilakukan program pembinaan luar lapas setelah simpatisan kelompok radikal Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso ini menjalani pemidanaan dan pembinaan di Lapas Permisan

Mas Jono ditangkap Satgas Tinombala pada pertengahan 2016. Dia diduga terlibat dengan kelompok MIT dan perannya memberikan bantuan logistik untuk kelompok teroris yang dipimpin Santoso alias Abu Wardah.

Di Sulteng, kelompok MIT tercatat melakukan beberapa tindak pidana di antaranya bom di gereja-gereja, pembunuhan terhadap warga di pegunungan yang menjadi tempat persembunyian mereka dan serangan tembak ke aparat kepolisian.

Simak Video "Jaringan Teroris Rencanakan Pengeboman"
[Gambas:Video 20detik]

(aud/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com