Peserta Aksi yang Pingsan di MK Alami Sakit Maag, Bukan Keracunan

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Kamis, 27 Jun 2019 19:40 WIB
Suasana aksi kawal sidang MK (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Salah seorang peserta aksi kawal sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sempat diisukan dengan berita hoax meninggal dunia karena keracunan makanan. Dokter memastikan peserta aksi tersebut mengalami sakit maag dan kini kondisinya sudah membaik, bukan keracunan makanan seperti yang dikabarkan.

Awalnya peserta aksi yang merupakan seorang ibu, Heni (53), tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) oleh tim perawat dari lokasi aksi.

"Ada satu pasien yang dibawa ke sini. Pasien mengatakan, setelah makan roti, dia muntah-muntah dan pusing," ujar Ketua Tim Siaga RS Budi Kemuliaan dr M Rifki saat ditemui, Kamis (27/6).

Tim dokter kemudian langsung melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab Heni jatuh sakit. Dokter juga memeriksa bahan makanan yang dimakan Heni untuk membuktikan apakah benar yang bersangkutan keracunan makanan. Hasil pemeriksaan menunjukkan Heni mengalami sakit maag, bukan keracunan.

"Pasien juga mengatakan dia muntah di lapangan, tapi kita dari Budi Kemuliaan tidak melihat sama sekali seperti itu. Jadi kalau akibat keracunan, kami tidak memastikan itu. Tapi diagnosis dari kami adalah dispepsia. Itu adalah semacam gangguan pencernaan. Seperti orang sakit maag-lah," katanya.


Tim dokter di RS Budi Kemuliaan langsung melakukan stabilisasi hingga Heni kondisinya kembali membaik.

"Kita berikan obat sakit maag, pasien diinfus. Pasien sewaktu datang ke rumah sakit Budi Kemuliaan dalam keadaan sadar. Sekarang pasien masih di dalam," tuturnya.

Simak Video "Rachmawati Menang di MA soal Penetapan Presiden, KPU Beri Tanggapan"
[Gambas:Video 20detik]
(nvl/fjp)