detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 17:01 WIB

Beragam Persiapan Kemenhub Jelang Regional Marpolex di Filipina

Robi Setiawan - detikNews
Beragam Persiapan Kemenhub Jelang Regional Marpolex di Filipina Foto: Kemenhub
Manado - Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menggelar table top exercise di Manado, Sulawesi Utara. Table top digelar sebagai lanjutan pemantapan rencana jelang Pelatihan Regional Penanggulangan Pencemaran Laut (Marpolex) 2019.

Direktur KPLP yang diwakili oleh Kasubdit Penanggulangan Musibah dan Pekerjaan Bawah Air, Een Nuraini Saidah menjelaskan, tujuan table top exercise adalah untuk memantapkan rencana dan pergerakan kapal dalam acara regional Marpolex di Davao, Filipina pada 1-5 Juli 2019 mendatang.

"Personel yang terlibat dalam table top exercise tersebut antara lain: awak kapal KN Sarotama P.112, awak kapal KN Gandiwa P.118, awak kapal KN Kalawai P.117, Distrik Navigasi Bitung, KSOP Manado, KSOP Bitung, Basarnas, SKK Migas, Pertamina, dan stakeholder lain yang terkait," ujar Een dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6/2019).

Dalam kesempatan table top yang digelar Rabu (27/6/2019) itu Een mengatakan latihan ini adalah kegiatan terakhir dalam melatih koordinasi, terutama untuk kelancaran komunikasi dan pergerakan unsur yang terlibat sesuai skenario latihan, dan akan direalisasikan pada latihan sesungguhnya hari ini di perairan wilayah Pelabuhan Bitung, yang melibatkan seluruh kapal yang bertugas.

"Nantinya, hasil table top ini akan dilakukan latihan langsung di laut sebelum latihan sesungguhnya yang melibatkan KPLP bersama 5 Pangkalan PLP, Philipine Coast Guard serta Japan Coast Guard yang akan menunjukkan kemampuan penanggulangan pencemaran minyak dari masing masing negara khususnya, dan kesiapsiagaan pencemaran berskala besar di wilayah perairan perbatasan Indonesia dan Filipina," katanya.


Setelah latihan pada hari ini, ketiga kapal patroli Kementerian Perhubungan akan bergerak menuju Davao, Filipina pada Jumat (28/6/2019), dengan upacara pelepasan yang akan dipimpin langsung oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai di Pelabuhan Bitung.

"Dari tiga kapal tersebut yang memegang peran paling krusial atau boleh dikatakan paling berat adalah KN Sarotama, karena kapal patroli ini yang akan menggelar oil boom untuk menanggulangi tumpahan minyak, hal ini memerlukan banyak waktu dan kru dalam keterlibatannya," jelas Kepala Seksi Operasi, PLP Priok, Capt. Pujo Kurnianto.

Menurutnya, kapal KN Sarotama P-112 yang dinakhodai oleh Capt. Desi Susanti adalah tipe Kapal Marine Disaster Prevention Ship (MDPS), yang ditunjang dengan peralatan seperti Fire Gun, Oil Boom Recovery, Long Range Identification, Tracking, serta peralatan lainnya.

"KN Sarotama saat ini mempersiapkan personel sekitar 20 sampai 30 kru, yang akan terlibat dalam demonstrasi penanggulangan tumpahan minyak pada Regional Marpolex 2019 di Davao, Filipina. Untuk dua kapal lainnya yaitu KN Kalawai akan berperan sebagai pemadaman kebakaran, sedangkan KN Gandiwa akan berperan sebagai kapal SAR atau penyelamatan korban yang jatuh ke laut," ujarnya.

Ia mengatakan harapan dan tujuan yang paling utama dari latihan Marpolex ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan SDM kapal patroli KPLP, dalam menanggulangi pencemaran, pemadaman kebakaran, dan pertolongan kepada korban jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Selain itu persiapan dan kelengkapan alat alat yang dimiliki oleh kapal-kapal patroli KPLP akan menunjang kegiatan ini maupun kejadian yang sebenarnya, jika terjadi kecelakaan tumpahan minyak di laut.


Capt. Pujo juga menambahkan bahwa penunjukan tempat latihan di Perairan Pelabuhan Bitung adalah untuk melihat potensi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang ada di Manado dan sekitarnya, dalam penanganan musibah pencemaran minyak di laut.

"Yang diharapkan, jika terjadi musibah pencemaran di daerah Sulawesi dan sekitarnya, pergerakan bantuan akan lebih cepat dan efisien jika SDM kapal kapal patroli KPLP di wilayah Manado dan sekitarnya mempunyai kesiapan dan kecepatan dalam penanggulangan musibah yang terjadi," pungkasnya.

Simak Video "Bandara Soekarno-Hatta Siap Layani Pemudik Jalur Langit"
[Gambas:Video 20detik]

(idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed