detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 16:56 WIB

Ketum FPI ke Massa: Kalau 01 Menang, Kita Jihad Konstitusional Jangka Panjang

Farih Maulana Sidik - detikNews
Ketum FPI ke Massa: Kalau 01 Menang, Kita Jihad Konstitusional Jangka Panjang Aksi kawal sidang MK. (Farih/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis mengatakan pihaknya akan tetap berjuang jika pasangan 01 yang dinyatakan menang dalam sidang sengketa Pilpres 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sobri mengajak massa mempersiapkan diri.

"Kalau 01 yang menang, kita tetap akan berjuang. Siapkan diri kita untuk jihad panjang. Jihad konstitusional jangka panjang. Harus pasang komitmen bahwa kami hanya mengikuti kebenaran. Kami menolak segala bentuk kecurangan dan ketidakadilan sampai kapan pun," ujar Sobri saat berorasi di mobil komando di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).


Sobri mengatakan penegakan kebenaran dan keadilan merupakan harga mati bagi bangsa Indonesia. Hal itu, kata Sobri, seperti yang disampaikan oleh imam besar FPI Habib Rizieq Syihab.

"Pesan Habib Rizieq, berjuang tidak boleh berhenti apa pun yang terjadi tetap menegakkan keadilan yang hakiki daripada rakyat Indonesia," kata Sobri Lubis menyampaikan pesan Habib Rizieq.

Sobri Lubis kemudian bertanya soal kesiapan massa, "Apakah masih siap berjuang?", lalu dijawab massa 'siap' sambil meneriakkan takbir.

Namun Sobri mengingatkan perjuangan itu harus tetap mengedepankan kedamaian. Sebab, agama mengajarkan kedamaian.

"Tapi tetap syaratnya kita bangsa yang cinta kedamaian. Karena cinta kedamaian merupakan bagian daripada ajaran Islam. Seluruh agama juga mengajarkan perdamaian," ujarnya.

Prabowo Subianto sebelumnya memohon kepada para pendukungnya agar selama proses sidang sengketa pilpres tidak usah hadir di gedung MK dan sekitarnya. Prabowo menyatakan dia dan Sandiaga telah menyerahkan penyelesaian sengketa Pilpres 2019 lewat jalur yang konstitusional, yakni melalui MK.

Prabowo meminta para pendukungnya percaya kepada dia dan Sandiaga. Dia berjanji akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara demi kepentingan rakyat.


Karena itu, lanjut Prabowo, dia juga meminta para pendukungnya menghormati proses persidangan di MK. Tidak perlu datang ke gedung MK dan sekitarnya.

"Saudara-saudara sekalian, kami memutuskan menyerahkan melalui jalur hukum dan jalur konstitusi. Karena itu, saya dan Saudara Sandiaga Uno memohon pendukung-pendukung kami, tidak perlu untuk berbondong-bondong hadir di lingkungan MK pada hari-hari yang mendatang," kata Prabowo dalam video yang dikirimkan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi kepada detikcom, Selasa (11/6/2019).


MK Jawab Tudingan Saksi 02 soal Deklarasi ASN:

[Gambas:Video 20detik]


Ketum FPI ke Massa: Kalau 01 Menang, Kita Jihad Konstitusional Jangka Panjang

(idh/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed