Mengaku Sakit Perut, Peserta Aksi Kawal MK Dilarikan ke RS

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 27 Jun 2019 15:04 WIB
Ambulans Dinkes DKI siaga di sekitar lokasi aksi kawal MK (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta membawa seorang peserta aksi kawal MK ke rumah sakit (RS) karena mengalami sakit perut. Petugas membawa perempuan tersebut menggunakan ambulans.

Petugas ambulans gawat darurat Dinkes DKI, Tuti, mengaku menerima laporan soal seseorang yang sakit. Tuti mengatakan perempuan tersebut mengaku bernama Heni, dari Bogor.


"Jadi kita standby di sini. Di telepon dokter relawan. Kita datang ke sana (dekat Patung Kuda). Setelah ke sana, ada dokter (yang mengurus), sudah di infus dan mendapat obat," ucap Tuti kepada detikcom di silang Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (26/6/2019).

Setelah itu, korban ditemani satu orang dokter dan dua relawan lain menuju RS Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat. Saat dalam ambulans, korban masih bisa bercerita dan memberi tahu namanya.

"Namanya Nyonya Heni dari Bogor. Kata dia, habis makan roti. Kita cek tanda vitalnya masih normal," ucap Tuti.


Tuti bisa memastikan bahwa kondisi korban masih normal saat dibawa ke RS. Saat masuk RS pun, Heni tidak dibawa ke ruang gawat darurat.

"Masuk ke RS pun jalur kuning. Jalur kuning itu gawat tapi tidak darurat," ucap Tuti.

Setelah itu, petugas ambulan kembali ke kawasan patung kuda Arjuna Wijaya. Mereka masih standby kalau ada yang butuh bantuan.

Simak Video "Rachmawati Menang di MA soal Penetapan Presiden, KPU Beri Tanggapan"
[Gambas:Video 20detik]
(aik/jbr)