detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 14:57 WIB

Harapan Jubir MK Jokowi-Prabowo Pelukan Usai Sidang Tak Terlaksana

Tim detikcom - detikNews
Harapan Jubir MK Jokowi-Prabowo Pelukan Usai Sidang Tak Terlaksana Foto ilustrasi Jokowi dan Prabowo berpelukan. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) berharap Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto bisa berpelukan seusai putusan gugatan hasil Pilpres 2019. Namun hampir bisa dipastikan harapan manis itu tak akan jadi kenyataan.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin ataupun Prabowo-Sandiaga Uno tidak hadir di arena sidang putusan di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) siang ini. Keduanya punya aktivitas masing-masing di tempat yang berbeda.


Kepastian tak hadirnya Jokowi-Ma'ruf di MK sudah dipastikan sendiri oleh pengacara mereka, Ade Irfan Pulungan. Urusan persidangan sudah dipercayakan ke kuasa hukum di MK.

"Tidak datang. Beliau menyerahkan seluruhnya kepada tim kuasa hukum untuk menghadiri persidangan besok," kata Direktur Tim Hukum dan Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ade Irfan Pulungan, kepada wartawan di kediaman Ma'ruf Amin, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/6) kemarin.

Meski tak hadir di gedung MK, Ma'ruf Amin dinyatakannya selalu memantau persidangan lewat televisi. Ma'ruf Amin bahkan pernah memantau sidang hingga subuh. Adapun Jokowi tetap berada di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, sejak pagi hari.

"Presiden tetap beraktivitas di Istana Jakarta seperti hari-hari biasa, pagi-pagi sudah tiba di Istana," kata Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, saat dihubungi, Kamis (27/6/2019) tadi.


Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berada di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ada gelaran nonton bareng sidang putusan MK di markas pro-Prabowo ini. Semua elite koalisi diundang.

Pantauan detikcom, Prabowo lebih dulu tiba di kediamannya ini, Kamis (27/6/2019), pukul 12.20 WIB. Begitu tiba, Prabowo turun dari mobilnya, Toyota Alphard B-108-PSD, dan langsung masuk ke rumahnya. Dia baru saja pulang dari Jerman setelah berangkat sejak Kamis (21/6) pekan lalu.

Kemudian Sandiaga tiba lokasi pada pukul 12.27 WIB. Dia menumpangi mobil Nissan hitam bernopol B-2631-SFC. Sandiaga sempat menyampaikan persiapannya hari ini. Dia mengaku sudah berdoa dan siap menghadapi putusan MK.


"Kita cukup berdoa, siap (dengar putusan), semangat pokoknya," kata Sandiaga kepada wartawan.

Soal harapan Jokowi dan Prabowo berpelukan di gedung MK dikemukakan juru bicara MK Fajar Laksono. Dia menilai kehadiran Jokowi dan Prabowo akan menjadi peristiwa yang baik meski kuasa hukum sudah cukup mewakili mereka.

"Tapi, kalaupun hadir, itu tentu sangat bagus momentumnya. Bagaimana kemudian Mahkamah Konstitusi menutup persidangan sengketa Pilpres ini disertai dengan, misalnya, kedua pasangan calon bersalaman, berpelukan, dan seterusnya, itu sangat baik," ujar Fajar kepada wartawan di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (24/6) kemarin.


Bila melihat ketidakhadiran kedua capres dan cawapres di MK, momen pelukan Jokowi dan Prabowo yang diharapkan terjadi itu tak bakal terlaksana. Namun tentu saja, harapan soal perdamaian politik tak akan pernah padam dan harus diwujudkan, dari elite politik hingga para pendukung di seluruh Indonesia.



Tonton video MK Tolak Eksepsi KPU-Tim Jokowi yang Protes Berkas Baru Prabowo:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Tim Hukum Jokowi Bingung Baca Alat Bukti Kubu 02: Berantakan!"
[Gambas:Video 20detik]

(dnu/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed