detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 13:12 WIB

Polisi Amankan 11 Anak di Tangerang yang Hendak Ikut Aksi di MK

Mei Amelia R - detikNews
Polisi Amankan 11 Anak di Tangerang yang Hendak Ikut Aksi di MK Foto: Grandyos Zafna/detikcom
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Tangerang - Polres Metro Tangerang Kota melakukan penyekatan terhadap massa yang akan mengikuti aksi di depan Mahkamah Konstitusi (MK). Di Jalan Daan Moggot, Batuceper, Kota Tangerang, polisi menangkap 11 anak yang diduga hendak mengikuti aksi di depan gedung MK, Jakarta Pusat.

"Mereka di bawah umur, ada yang sekolah di SMP, ada juga yang pesantren di ponpes tertentu," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Abdul Karim dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (27/6/2019).

Mereka ditangkap di kawasan pusat niaga terpadu di Jalan Daan Mogot, Porisjaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada Rabu (26/6) sore. Saat itu polisi sedang melakukan penyekatan massa yang hendak ke Jakarta.

"Dalam penyekatan tersebut, dilakukan penyetopan terhadap kendaraan truk yang menuju arah Jakarta, di dalamnya terdapat beberapa orang," jelasnya.

Polisi kemudian menyetop truk tersebut dan melakukan pemeriksaan. Setelah dicek, diketahui bahwa penumpang tersebut adalah anak-anak yang masih berstatus pelajar.


"Kami datakan anak-anak ini, ada satu orang yang dewasa berinisial D. Pengakuannya dia yang mengajak anak-anak ini ke Jakarta," katanya.

Kepada polisi, anak-anak ini mengaku hendak mengikuti halalbihalal di depan MK siang ini. Mereka bersarung dan berpeci dan membawa bendera bertulisan 'Para Pecinta Habib'.

"Menurut keterangan D, mereka berangkat dari titik kumpul sekitar pukul 16.00 WIB depan Perum Taman Aster Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang dengan cara nebeng/menumpang menggunakan truk yang mengarah ke Jakarta," jelasnya.

Abdul menyesalkan adanya upaya pelibatan anak-anak dalam aksi di MK. Selain belum cukup umur, anak-anak tersebut tidak dibekali uang dan perbekalan yang cukup.

"Kami masih akan mendalami siapa koordinatornya," tutur Abdul.

Sementara itu, sejumlah orang di Kota Bekasi yang hendak ikut aksi di Jakarta dicegah oleh polisi. Mereka disarankan untuk memantau hasil sidang lewat layar televisi.

"Ada sekitar 40 orang (yang disekat)," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sendiri telah memperingatkan agar tidak ada pelibatan anak-anak dalam menyikapi hasil putusan sidang gugatan Pilpres di MK hari ini.





Tonton video Massa Aksi Kawal MK Gelar Salat Zuhur Berjamaah:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Massa Aksi Kawal MK Bubar, Besok Kembali Lagi"
[Gambas:Video 20detik]

(mei/fjp)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed