detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 08:37 WIB

Kapolres dan Dandim Jakpus Cek Massa Aksi di Patung Kuda

Zunita Putri - detikNews
Kapolres dan Dandim Jakpus Cek Massa Aksi di Patung Kuda Ilustrasi massa di kawasan sekitar MK. (Foto: Farih/detikcom)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Kepolisian mengimbau agar tidak ada pergerakan massa saat sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan dan Dandim 0501/Jakarta Pusat BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana mengecek massa di sekitar Patung Kuda.

"Pagi ini, saya akan ke patung kuda apakah ada massa, seperti itu. Kalau emang ada massa yang datang dari daerah lain akan kami imbau kembali ke rumah masing-masing," ujar Harry di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).


Dia juga mengatakan rata-rata massa yang unjuk rasa di sekitar MK itu bukan berasal dari Jakarta, melainkan dari daerah lain. Karena itu, dia akan mengimbau agar massa itu bisa kembali ke daerah masing-masing.

"Kemarin ada aksi di Patung Kuda, saya datang bersama Dandim ke sana menanyakan, karena ternyata beberapa kelompok masyarakat tiap hari gantian, dan sebagian besar orang tersebut atau yang melaksanakan aksi bukan dari Jakarta. Ada yang dari Jawa Barat, Banten, dan sebagainya," jelasnya.


Terakhir, Harry memastikan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat tidak mengeluarkan izin unjuk rasa. Jika massa masih ada aksi di sekitar MK, Harry mengatakan, Polri dan TNI akan melakukan tindakan. "(Jika ada massa) Kami punya SOP (standard operating procedure) dari imbauan sampai tindakan tegas dari undang-undang," pungkasnya.
(zap/aan)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed