detikNews
2019/06/27 06:05:20 WIB

Round-Up

Undangan untuk Felix Siauw yang Dituntaskan Pemprov DKI

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 3
Undangan untuk Felix Siauw yang Dituntaskan Pemprov DKI Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Foto: Rengga Sancaya/detikcom).
Jakarta - Agenda Ustaz Felix Siauw mengisi kajian di Masjid Fatahillah Balai Kota DKI, yang awalnya dikabarkan batal, belakangan tetap terlaksana. Agenda itu tetap terlaksana karena dituntaskan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Menanggapi protes terhadap kajian Ustaz Felix yang tetap terlaksana, Gubernur DKI Anies Baswedan menyatakan setiap undangan yang sudah dikeluarkan harus dituntaskan.

"Oh... cek sama panitia. Tapi intinya begini, kalau Pemprov undang, hargai undangan itu. Hargai saja kemudian, toh forum terbuka. Semua bisa dengarkan, menyaksikan," kata Anies, Rabu (26/6/2019).


"Dan hari ini orang bisa bicara di mana saja, masuk YouTube, bisa didengar. Ini bagian dari sesuatu yang normal. Kalau undang tuntaskan," ujar Anies.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian DKI Jakarta, Chaidir menyebut Ustaz Felix mengisi ceramah di Masjid Fatahillah Balai Kota DKI karena menawarkan diri. Pemprov memberikan izin karena jadwal kosong.

"Enggak (diundang), memang menawarkan diri. Dan ada jadwal," kata Kepala Badan Kepegawaian DKI Jakarta Chaidir saat dihubungi, Rabu (26/6).

Undangan untuk Felix Siauw yang Dituntaskan Pemprov DKIUstaz Felix saat mengisi ceramah di Balai Kota DKI. (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

Chaidir kemudian menjelaskan syarat seseorang bisa menyampaikan ceramah di Masjid Fatahillah. Salah satunya mereka yang mempunyai pemahaman agama.

"Punya kompetensi agama. Kaya Pak Ustadz lah," ucapnya.

Chaidir sebelumnya sempat meminta jadwal ceramah Felix Siauw di Masjid Fatahillah batal. Tapi kemudian acara tetap terlaksana.


Dia menepis maju-mundur rencana kajian Felix Siauw ini karena sosoknya yang kontroversial. Menurut Chaidir, ceramah Felix Siauw relatif normal.

"Tidak, kita hanya mencocokkan jadwal. Takutnya ada ustaz juga berbarengan, masak ada dua ustaz. Dan ceramah itu kan hanya kultum, kuliah tujuh menit, kaitan dengan habis salat Zuhur," ujar Chaidir.


"Tadi ceramahnya pun normal-normal aja, enggak ada kaitan dengan ini, kaitan dengan masalah kerohanian saja. Enggak ada kaitan dengan macam-macam hal. Kami kemarin membatalkan karena posisinya mencocokkan, reschedule kembali jadwal, takutnya bentrok ada dua ustaz tadi, itu aja," sambungnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed