detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 21:07 WIB

Kiai Asep Bantah Minta Romahurmuziy Jadikan Haris Kakanwil Jatim

Faiq Hidayat - detikNews
Kiai Asep Bantah Minta Romahurmuziy Jadikan Haris Kakanwil Jatim Romahurmuziy (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kiai Asep Saifuddin Halim mengaku tidak pernah meminta Romahurmuziy (Rommy) menjadikan Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Jawa Timur. Kiai Asep hanya memberikan referensi tentang Haris Hasanuddin.

"Tidak pernah komunikasi saya secara khusus meminta Pak Haris Kakanwil (Jawa Timur)," kata Asep saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Referensi yang diberikan kepada anggota DPR sekaligus eks Ketum PPP Romahurmuziy, menurut dia, bahwa Haris merupakan salah satu muridnya dan punya perilaku yang baik. Atas referensi itu, diharapkan bisa menjadi acuan Rommy.

"Pernah sampaikan ke Rommy, Haris adalah santri saya. Waktu dia jadi santri saya, orangnya baik karena aktif, selalu hadir dan suka bertanya. Kemudian juga beliau sopan dengan ini bisa jadi referensi oleh Pak Rommy," ucap dia.

Dia mengetahui Haris sedang mengikuti seleksi jabatan Kakanwil dari informasi yang diperolehnya. Saat bertemu Haris pun tidak pernah meminta dukungan kepada dirinya.

"Seingat saya tidak (Haris tidak pernah minta dukungan)," jelas dia.

Asep juga mengetahui Rommy dan Lukman Hakim Saifuddin adalah politikus PPP. Tapi Asep hanya mengenal Rommy dan tidak mengenal Lukman, sehingga ia memberikan referensi tentang Haris.

"Karena saya kenal beliau (Rommy). Barangkali bisa menginginkan bagaimana referensi Pak Haris," tutur dia.


Selain itu, ia tidak mengetahui apakah informasi referensi tersebut ditindaklanjuti oleh Rommy. Sebab, ia tidak mempunyai pengaruh apa pun terhadap Haris.

"Saya punya referensi saya sampaikan kaitan Pak Haris, tapi apalah artinya saya menjadikan Pak Haris Kakanwil," jelas Asep.

Duduk dalam sidang sebagai terdakwa Haris Hasanuddin. Haris didakwa memberikan suap kepada anggota DPR Romahurmuziy.

Mantan Kakanwil Kemenag Jatim itu disebut memberikan uang total Rp 255 juta kepada Rommy untuk mendapatkan jabatan tersebut.

Simak Video "Staf Ahli Menag Sebut Haris Hasanuddin Dizalimi"
[Gambas:Video 20detik]

(fai/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed