detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 20:07 WIB

Wiranto: Kalau Besok Aman, Ngapain Nyari Perkara Lemot-lemotin Medsos

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Wiranto: Kalau Besok Aman, Ngapain Nyari Perkara Lemot-lemotin Medsos Menko Polhukam Wiranto (Adhi Indra P/detikcom)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto mengatakan pemerintah mempertimbangkan membatasi penggunaan media sosial (medsos) pada Kamis, 27 Juni, besok saat sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2019. Jika situasi kondusif, dia memastikan netizen akan tetap lancar menggunakan medsos.

"Tergantung. Medsos itu kan tergantung situasi di lapangan, tergantung kondisi di lapangan, tergantung bagaimana kondisi medsos itu membahayakan keamanan nasional atau nggak. Kalau besok nggak ada, aman-aman saja, ngapain mesti nyari perkara lemot-lemotin medsos," kata Wiranto di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).


Wiranto mengatakan sejauh ini situasi media sosial terpantau kondusif. Dia mengatakan Menkominfo Rudiantara pada Selasa (25/6) melaporkan grafik berita negatif dan hoax menurun, namun hari ini mengalami kenaikan sedikit.

"Kalau grafiknya naik begini, nah itu baru ada tindakan tindakan yang spesifik," ucapnya.


Wiranto menambahkan, terkait jalannya sidang putusan di MK besok, dia meminta masyarakat tidak khawatir. Masyarakat diimbau beraktivitas seperti biasa.

"Aparat keamanan sudah menyiagakan seluruh kekuatannya, untuk mengamankan kondisi masyarakat, mengamankan keamanan Ibu Kota khususnya," ujarnya.

Simak Video "MK Sebut TPS Siluman Versi Kubu 02 Tak Didukung Bukti Valid"
[Gambas:Video 20detik]

(hri/fdn)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed