detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 20:05 WIB

Round-Up

Ketakutan Warga Gegara Ayah-Anak Digorok Teroris di Parigi

Tim detikcom - detikNews
Ketakutan Warga Gegara Ayah-Anak Digorok Teroris di Parigi Lokasi penemuan jasad ayah-anak ditemukan tewas digorok (Foto: dok. Istimewa)
Parigi Moutong - Tewasnya Tamar (50) dan Patte (27) dengan luka mengenaskan menimbulkan ketakutan bagi warga Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng). Korban yang merupakan ayah-anak itu ditemukan dengan luka gorok.

Pembunuhan secara kejam itu diduga dilakukan kelompok teroris Ali Kalora cs. Kesaksian warga menguatkan dugaan dari polisi bahwa kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) ini sebagai pelaku kriminal tersebut.

"Sebelum tertembaknya Daeng Koro pada 2015, korban pernah ketemu di perkebunan cokelat miliknya, dan pada 2017 kemarin korban kembali ketemu kelompok Ali Kalora dan dikejar, namun korban berhasil menyelamatkan diri," kata sepupu korban Hi Ahmad di Dusun Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (26/6/2019).



Pengejaran kelompok Ali Kalora cs itu terjadi di perkebunan warga Dusun Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue. Peristiwa yang terjadi pada 2017 itu berdampak buruk bagi warga yang bekerja sehari-hari sebagai pekebun.

Barang bukti di sekitar lokasi penemuan jasad ayah-anakBarang bukti di sekitar lokasi penemuan jasad ayah-anak (Foto: dok. Istimewa)

"Kami jadi takut berkebun dan kebun akan menjadi hutan dan mungkin warga akan meninggalkan kampung karena sudah tidak bisa lagi kembali bekerja," ungkap Hi Ahmad.



Warga berharap TNI-Polri memberikan perlindungan penuh kepada mereka.


Terkait kasus ini, polisi menduga kelompok teroris Ali Kalora terlibat dalam pembunuhan Tamar dan Patte. Saat ini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulteng, dibantu Satgas Tinombala, sedang melakukan investigasi.

"Tidak tertutup kemungkinan (pelaku pembunuhan) Ali Kalora cs," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).

Tamar dan Patte ditemukan tewas mengenaskan di pegunungan Tokasa, Dusun Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Parigi Moutong. Korban pertama kali ditemukan oleh warga di Desa Tanah Lanto bersama Unit Reskrim Polres Parigi Moutong dan aparat yang tergabung Operasi Tinombala saat menerima laporan adanya orang hilang saat pergi ke kebun pada Senin (24/6).


Jasad ayah-anak saat dievakuasiJasad ayah-anak saat dievakuasi (Foto: dok. Istimewa)

Lokasi tersebut memang masuk ke dalam wilayah Operasi Satgas Tinombala. Berikut kronologi dari kepolisian terkait tewasnya ayah-anak yang diduga dilakukan kelompok Ali Kalora cs.

24 Juni 2019, pagi

Tamar dan Patte pergi berkebun bersama empat warga lainnya.

24 Juni 2019, sore

Tamar dan Patte dilaporkan hilang pada pukul 16.00 Wita. Pencarian dilakukan hingga tengah malam.

25 Juni 2019

Jenazah Tamar dan Patte ditemukan tak jauh dari pondok tempat berkebun. Leher keduanya digorok.

Simak Video "Aksi Kejam Debitur, Tega Bunuh dan Buang Debt Collector ke Jurang"
[Gambas:Video 20detik]

(jbr/tsa)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com