detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 06:47 WIB

BPN Harap Ada PSU, TKN Yakin MK Tolak Gugatan Prabowo

Dwi Andayani - detikNews
BPN Harap Ada PSU, TKN Yakin MK Tolak Gugatan Prabowo Foto: Tsarina/detikcom
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berharap Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemungutan suara ulang (PSU) Pilpres 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebut diskursus isi putusan merupakan ruang pengamat.

"TKN berharap diskursus soal isi putusan biar menjadi ruangnya pengamat saja," ujar Wakil Ketua TKN Arsul Sani saat dihubungi detikcom, Selasa (25/6/2019).

Arsul mengatakan hal ini agar tidak menimbulkan kegaduhan, karena perbedaan harapan dari tiap pihak. Selain itu, menurutnya, hal ini berfungsi agar masyarakat tidak terprovokasi dan menambah panas suasana.

"Agar tidak menimbulkan kegaduhan di ruang publik, soal apa yang diyakini masing-masing pihak akan menjadi isi putusan MK," kata Arsul.


"Supaya diskursus tentang soal ini, nggak memprovokasi dan nambah panas," sambungnya.

Arsul menyebut pihaknya berharap MK menolak gugatan Prabowo. Namun dia meminta semua pihak menunggu MK membacakan putusannya.

"Mari sama-sama kita tunggu putusan MK lusa, TKN tentu berharap bahwa MK akan menolak atau setidaknya menyatakan tidak dapat diterima," tuturnya.


Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandi optimistis akan memenangi gugatan di MK. BPN berharap putusan MK minimal memutuskan PSU.

"Kami sangat optimis bahwa insyaallah tanggal 27 nanti paling sial mudah-mudahan akan ada PSU. Walaupun Pak Prabowo dan Bang Sandi tidak langsung ditetapkan menjadi presiden 2019-2024," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, di media center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).



Tonton video Kuasa Hukum 02: Andai Aparat jadi Bersaksi, Kebenaran Makin Kokoh:

[Gambas:Video 20detik]


(dwia/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed