detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 18:18 WIB

Pukul Polisi di Kerobokan Bali, WN Jepang Diadili

Aditya Mardiastuti - detikNews
Pukul Polisi di Kerobokan Bali, WN Jepang Diadili Warga negara Jepang diadili karena memukul polisi di Kerobokan, Bali. (Dita/detikcom)
Denpasar - Warga negara (WN) Jepang Toshiyuki Tabuchi (47) diadili karena ikut memukul polisi yang sedang membantu korban kecelakaan di Petitenget, Kerobokan, Bali. Pemukulan itu dilakukan karena salah paham.

Peristiwa pemukulan itu terjadi Minggu (31/3) sekitar pukul 03.00 Wita. Terdakwa didakwa melakukan pemukulan bersama Subagiyono alias David (42).

"Bahwa terdakwa Subagiyono alias David dan terdakwa Toshiyuki Tabuchi pada Minggu (31/3) sekitar pukul 03.00 Wita bertempat seberang jalan depan Hotel deGobers, Jl Petitenget, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, dengan terang-terangan dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka, yaitu terhadap saksi korban Made Galih Artawi Guna," kata jaksa AA SP Dian Saraswati saat membacakan dakwaan di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Selasa (25/6/2019).


Pukul Polisi di Kerobokan Bali, WN Jepang DiadiliFoto: Dita/detikcom

Jaksa mengatakan peristiwa pemukulan itu bermula saat korban Made Galih Artawi Guna (polisi) menolong korban kecelakaan bersama Peter Daniel dan Androyuan Elim (polisi). Saat sedang mengatur lalu lintas, terjadi salah paham antara Made Galih Artawi Guna dan Subagiyono alias David.

"Bahwa pada saat mengatur lalu lintas, terdakwa Subagiyono alias David melihat saksi korban Made Galih Artawi Guna tegang dan berteriak-teriak, kemudian teman terdakwa Subagiyono, yaitu saksi Joko Purnomo, mengatakan kepada terdakwa Subagiyono sambil menunjuk saksi korban Made Galih Artawi Guna bahwa, 'Mas itu sudah dibantu malah teriak-teriak seperti nantangin'. Setelah mendengar itu, terdakwa Subagiyono mendatangi saksi korban dan mengatakan bahwa terdakwa Subagiyono, yaitu Joko, tidak ngapa-ngapain pada saat itu saksi korban Made Galih masih berteriak-teriak," urai jaksa.

"Bahwa pada saat itu saksi korban Made Galih juga mengatakan, 'Pak, kalau tidak mau membantu, menolong, silakan lanjut saja. Biar saya memberikan pertolongan'. Setelah saksi korban mengatakan hal tersebut, terdakwa Subagiyono mendorong saksi korban Made Galih hingga ke trotoar, lalu saksi korban dikerumuni oleh teman-teman terdakwa Subagiyono dan di sana juga ada Toshiyuki Tabuchi," sambungnya.


Pukul Polisi di Kerobokan Bali, WN Jepang DiadiliFoto: Dita/detikcom


Setelah itu, terjadi pemukulan yang dilakukan Subagiyono kepada saksi korban Made Galih. Toshiyuki yang ada di lokasi juga ikut emosional.

"Bahwa kemudian terdakwa Subagiyono alias David dari arah depan melakukan pemukulan sebanyak satu kali dengan tangan kanan terkepal mengenai dagu saksi korban Made Galih Artawi Guna dan terdakwa Subagiyono juga menarik kerah baju saksi korban Made Galih, kemudian terdakwa Toshiyuki Tabuchi juga ikut emosional, lalu melakukan pemukulan dari arah depan dengan tangan kanan terkepal ke arah dagu kiri sebanyak dua kali dan menendang dengan kaki kanannya sebanyak satu kali mengenai perut saksi korban Made Galih Artawi Guna," jelas jaksa.

Atas perbuatannya, kedua orang itu didakwa dengan Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP atau Pasal 170 ayat (1) KUHP.
(ams/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed