detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 15:36 WIB

Massa Kawal MK Sempat Tutupi Jalan, Lalin di Patung Kuda Macet

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Massa Kawal MK Sempat Tutupi Jalan, Lalin di Patung Kuda Macet Massa kawal MK aksi di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, sempat menutupi ruas jalan sehingga terjadi kemacetan. (Adhi Indra P/detikcom)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Lalu lintas di persimpangan sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, sempat macet. Kemacetan terjadi saat massa yang unjuk rasa di sekitar Patung Kuda menutupi ruas jalan.

Pantauan detikcom, Selasa (25/6/2019), massa mulai memenuhi badan jalan sekitar pukul 14.30 WIB. Banyaknya massa membuat ruas menuju Jalan Medan Merdeka Barat tertutup.

Sekitar 20 menit massa menutupi jalan. Akibatnya, sempat terjadi kemacetan di sekitar lokasi.


Ruas jalan mulai terbuka saat polisi memberi imbauan. Polisi meminta massa mundur agar kendaraan kembali bisa melintas.

"Bapak-Ibu, silakan bagi yang sudah selesai beraktivitas, dimohon untuk mundur, agar jalur ini bisa dibuka dan masyarakat bisa melintas," kata polisi mengingatkan massa menggunakan pengeras suara.

Polisi menjaga berlangsungnya aksiPolisi menjaga berlangsungnya aksi. (Adhi Indra P/detikcom)

Massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan itu pun mundur ke arah trotoar di depan gedung Indosat.


Massa ini terdiri dari anggota FPI, Alumni UI, GNPF, LPI, dan API. Mereka mengaku aksi tersebut dilakukan untuk mendukung Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang menangani sengketa hasil Pilpres 2019.

"Ya sama seperti mulai dari tanggal 14, 18, 24, 25 Juni, itu tujuannya memberikan support kepada MK, supaya 8 orang itu menjalankan tugas, memeriksa, mengadili, dan memutuskan sesuai dengan hukum," kata eks penasihat KPK, Abdullah Hehamahua, di lokasi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (25/6).

"Artinya, mereka harus profesional, proporsional, berani, jujur, tanpa rasa takut diintervensi, diancam, atau ditekan. Itulah sebabnya setiap hari kami datang memberikan dukungan supaya mereka tidak usah khawatir akan pihak mana pun, sampai tanggal 27 nanti," sambungnya.
(jbr/hri)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed