detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 15:22 WIB

Pesan Kapolres Bekasi soal Oknum yang Memaki Pedagang Nasi Bebek

Isal Mawardi - detikNews
Pesan Kapolres Bekasi soal Oknum yang Memaki Pedagang Nasi Bebek Foto: Isal Mawardi/detikcom
Bekasi - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto menyesalkan perilaku Aiptu Mursid yang memaki pedagang nasi bebek di Bekasi Utara. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi anggota lainnya agar bersikap lebih humanis dan tidak arogan.

"Jangan sakiti hati rakyat," ujar Kombes Indarto dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (25/6/2019).

Indarto menyadari polisi juga tidak luput dari kesalahan. Namun polisi dituntut untuk sempurna agar menjadi pengayom dan pelindung masyarakat.

"Setiap anggota Polri tidak ada ruang untuk ketidaksempurnaan. Tetap jadilah pelindung dan pengayom," lanjut Indarto.



Indarto mengimbau anggota menjaga sikap, terutama ketika berhadapan dengan masyarakat. Karena itu, polisi harus selalu mengedepankan perilaku humanis tapi tetap tegas.

"Masyarakat tidak peduli Anda ada masalah pribadi atau tidak. Masyarakat hanya ingin Anda selalu tampil baik dan mengayomi. Jadi persiapkan mental dan fisik untuk mengayomi masyarakat," katanya.

Seperti diketahui, Mursid menjadi viral di media sosial karena memaki pedagang nasi bebek di Bekasi Timur, Kota Bekasi. Mursid tidak terima ditagih uang air teh Rp 1.000.

Peristiwa itu terjadi di lapak nasi bebek di Jalan Lingkar Utara, Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jumat, 21 Juni, malam lalu. Kasus itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak.

Mursid meminta maaf kepada pedagang tersebut. Dia juga diberi sanksi berupa hukuman menghormat bendera di halaman Polsek Bekasi Utara.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed