detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 12:28 WIB

Oknum Polisi yang Maki Pedagang Nasi Bebek Gegara Teh Rp 1.000 Minta Maaf

Mei Amelia R - detikNews
Oknum Polisi yang Maki Pedagang Nasi Bebek Gegara Teh Rp 1.000 Minta Maaf Foto: Isal Mawardi/detikcom
Bekasi - Perselisihan antara pedagang nasi bebek dan oknum polisi Aiptu Mursid di Bekasi Utara telah diselesaikan secara kekeluargaan. Mursid juga telah meminta maaf kepada pedagang yang dimaki-makinya itu.

"Penjual dan yang bersangkutan sudah musyawarah dan yang bersangkutan sudah minta maaf," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto dalam keterangan kepada detikcom, Selasa (25/6/2019).

Indarto juga memastikan pihaknya sudah mengambil tindakan terhadap Mursid. Mursid telah diberi sanksi.

"Tindakan disiplin dan tindakan fisik," imbuh Indarto.

Namun Indarto tidak mengurai lebih detail soal tindakan yang diberikan itu. Tetapi dia membenarkan Mursid diberi hukuman berupa hormat bendera.

"Salah satunya itu," lanjut Indarto.


Peristiwa terjadi di Jalan Lingkar Utara, Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Jumat, 21 Juni malam lalu. Kejadian itu direkam video dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, oknum tersebut mengaku sebagai anggota Polsek Bekasi Utara. Oknum itu mengaku bernama Aiptu Mursid, anggota Polsek Bekasi Utara mengancam akan mengusir pedagang.

"Ngerti nggak? Catat Pak Mursid Polsek Bekasi Utara ya, besok gue pakai pakaian dinas makan di sini gue usir lu ya. S***n lu. Dagang aja di sini numpang gratis, minum bayar lo. Makan tuh harus minum g****k," maki oknum tersebut.

Sementara pedagang itu tidak melawan. Dia hanya sesekali menjawab "siap."


(mei/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed