detikNews
Senin 24 Juni 2019, 22:41 WIB

Di Halalbihalal PBNU, Ma'ruf Amin Harap Semangat NU Bergelora Lagi

Eva Safitri - detikNews
Di Halalbihalal PBNU, Maruf Amin Harap Semangat NU Bergelora Lagi Sejumlah tokoh hadir di acara halalbihalal PBNU. (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menghadiri acara halalbihalal yang digelar oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ma'ruf meminta seluruh warga NU harus kembali fitri dan kembali pada prinsip NU.

"Orang NU itu harus kembali ke prinsip, harus kembali ke prinsip-prinsip ke-NU-an. Jadi akidahnya harus kembali, NU itu fiqroh, cara berpikirnya kembali ke cara berpikir NU," ujar Ma'ruf dalam sambutannya di gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).


Tidak lupa Ma'ruf mengingatkan agar warga NU selalu menanamkan sikap semangat, baik kaum muda maupun yang tua. Sebab, ia menilai, semangat NU kali ini tidak bergelora seperti dahulu.

"Semoga kita kembali ke semangat NU, ini kita harus bangkitkan lagi, kaya dulu semangatnya bukan main. Kalau ada acara, ada harlah, band di mana-mana, berapa ratus drum band, ramai. Nggak disediakan nasi bungkus juga datang sendiri," ucapnya.


"Kalau sekarang kan 'kendaraannya mana?', 'nasi bungkusnya mana?' Jadi ini harus kita bangun lagi. Jadi NU harus punya semangat," lanjut pria yang pernah menjabat Rais Aam PBNU ini.

Selain itu, Ma'ruf berpesan kepada warga NU agar tidak melupakan prinsip kehidupan berbangsa dan bernegara. Warga NU, menurutnya, harus bersaing menjadi manusia andal untuk memberikan kontribusi ke negara.


"Sebagai bangsa, warga negara, kita juga harus kembali, kembali pada prinsip kebangsaan dan kenegaraan. Sekarang itu gimana kita membangun sumber daya manusia NU yang andal supaya kita bisa memberikan kontribusi yang besar terhadap kehidupan bangsa dan negara," katanya.

Terlihat dalam acara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj. Hadir juga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menristek Dikti Mohammad Nasir.
(eva/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed