detikNews
Senin 24 Juni 2019, 20:46 WIB

Saksi Sebut Direktur Produksi Krakatau Steel Dijanjikan Fee 10%

Yulida Medistiara - detikNews
Saksi Sebut Direktur Produksi Krakatau Steel Dijanjikan Fee 10% Sidang suap Direktur Krakatau Steel Wisnu Kuncoro. (Yulida/detikcom)
Jakarta - General Manager Blast Furnace Complex (BFC) PT Krakatau Steel (Persero) Hernanto Wiryomijoyo menyebut Karunia Alexander Muskitta sempat menjanjikan fee sebesar 10 persen kepada Direktur Produksi dan Teknologi Krakatau Steel Wisnu Kuncoro. Fee tersebut terkait proyek pengadaan bucket wheel.

Hal itu terungkap dalam pemeriksaan Direktur PT Tjokro Bersaudara Kurniawan Eddy Tjokro alias Yudi Tjokro dan Direktur Utama PT Grand Kertech Kenneth Sutardja (berkas terpisah). Hernanto menyebut Alexander dan Wisnu memiliki hubungan yang akrab, terlihat dari kedekatannya di Instagram.

"Dekat sekali karena Pak Alexander itu sering posting di Instagram dengan Pak Wisnu. Dengan gaya hidupnya itu selalu ditunjukkan. Kalau cerita sama saya, ini tadi malam sama dia," kata Hernanto di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).




Kemudian jaksa mencecar Hernanto terkait Alexander yang mengaku akan memberikan uang. Awalnya Hernanto sempat menepis hal tersebut, sehingga jaksa membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) terkait pembicaraan uang.

"Mohon izin saya bacakan BAP nomor 17, 'Alexander pernah menyampaikan kepada saya (Hernanto) secara langsung bahwa Alexander akan memberikan commitment fee 10 persen yang akan dibagi-bagikan terkait pekerjaan bucket 2019 senilai Rp 2,4 miliar'. Bagaimana itu?" tanya jaksa.

"Itu bluffing dia, Pak, tapi kepada saya nggak pernah. Tapi kepada siapa saya tidak tahu," ungkapnya.

"Tapi itu diungkapkan kepada Saudara?" tanya jaksa.

"Diungkapkan," jawab Hernanto.




Hernanto mengaku tak ingat kapan persisnya Alexander menyampaikan perihal janji tersebut, tetapi dalam waktu yang cukup lama. Kepada jaksa, ia mengaku yakin ada pemberian uang dari Alexander kepada Wisnu.

"Begitu ya, di BAP ini ada keterangan Saudara mengatakan, 'Saya yakin bahwa ada pemberian dari Alexander kepada Wisnu Kuncoro karena Alexander memiliki ketertarikan dalam pengadaan bucket dan boiler, namun saya tidak mengetahui nominalnya'. Lalu dari mana Saudara bisa yakin?" tanya jaksa lagi.

"Saya yakin. Pada saat berbicara dia selalu berbicara bahwa, 'Saya sama Wisnu dekat'," ujar Hernanto.

Sementara itu, Hernanto mengaku pernah mendapatkan hadiah berupa baju batik senilai Rp 200 ribu dari Alexander dalam rangka hari ulang tahunnya. Hernanto juga mengaku kerap mendapatkan tekanan dari Alexander terkait proses pengadaan proyek bucket wheel tersebut.




Selain Alexander, Wisnu aktif menanyakan terkait proses administrasi pengadaan proyek tersebut. Namun Hernanto menjawab tak bisa mengintervensi karena harus mengikuti prosedur.

"(Alexander menekan) biasanya dia meminta semua administrasi tentang anggaran cepat diselesaikan, logistik sementara internal kita harus mengikuti prosedur yang ada. Dan itu dia sangat intens menekan," kata Hernanto.

Sebelumnya, Direktur PT Tjokro Bersaudara Kurniawan Eddy Tjokro alias Yudi Tjokro didakwa jaksa memberi suap kepada Direktur PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro. Eddy disebut jaksa memberikan suap senilai Rp 55,5 juta.

Suap tersebut diberikan melalui Kurnia Alexander Muskitta dengan maksud agar Wisnu Kuncoro memberikan persetujuan pengadaan pembuatan dan pemasangan dua unit spare bucket wheel stacker/reclaimer primary yard dan harbors stockyard, yang keseluruhannya bernilai Rp 13 miliar.
(yld/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed