detikNews
Senin 24 Juni 2019, 19:07 WIB

Dibangun untuk Kelas Menengah, Sewa Rusun KS Tubun Rp 1,5 Juta/Bulan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Dibangun untuk Kelas Menengah, Sewa Rusun KS Tubun Rp 1,5 Juta/Bulan Rusunawa KS Tubun (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Harga sewa Rumah Susun Sewa (Rusunawa) KS Tubun, Palmerah Jakarta Barat, ditetapkan Rp 1,5 juta per-bulan. Harga itu, untuk warga DKI Jakarta berpenghasilan Rp 4,5-7 juta.

Penetapan harga sewa rusun telah tertuang dalam Pergub DKI Jakarta nomor 55 tahun 2018 Tentang Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan. Di sana, ada beberapa kategori harga sewa rusun.


"Sudah ada Pergub 55, di sana sudah ada tarifnya," ucap Kepala Bidang Pembinaan, Penertiban, dan Peran Serta Masyarakat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) DKI Jakarta Meli Budiastuti, saat dihubungi, Senin (24/6/2019).

Dalam Pergub 55 tahun 2018, tidak disebut secara jelas tarif Rusun KS Tubun. Rusun dengan tinggi 16 lantai itu unitnya bertipe 36. Di dalam Pergub 55/2018, ada beberapa kategori harga sewa yang diatur.


Kategori pertama untuk terprogram, yaitu pindahan atau gusuran dengan sewa Rp 500 ribu per bulan. Kemudian, untuk penghasilan antara Rp 2,5-4,5 juta dengan harga sewa Rp 765 ribu. Terakhir, untuk penghasilan Rp 4,5 juta sampai 7 juta dengan sewa Rp 1,5 juta.

Menurut plh Kepala Unit Pengelolaan Rusun (UPRS) Jatirawasari, Dwiyanti Chotifah, yang mengelola Rusun KS Tubun, harga sewa Rusun KS Tubun saat ini hanya di kategori Rp 1,5 juta. Hal ini karena wilayah KS Tubun dinilai strategis, dekat dengan Stasiun Tanah Abang.


"(Harga sewa) Rp 1,5 juta. (untuk) pendapatan Rp 4,5-7 juta. Nah untuk KS Tubun kan tempatnya juga strategis," Dwiyanti, saat dihubungi terpisah.
(aik/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed