detikNews
Senin 24 Juni 2019, 16:59 WIB

Eks Miss Universe Aussie Tegan Martin Sudah Tinggalkan Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Eks Miss Universe Aussie Tegan Martin Sudah Tinggalkan Bali Mantan Miss Universe Australia Tegan Martin (Foto: Instagram/@tegan.martin)
Badung - Mantan Miss Universe Australia Tegan Martin kini sudah meninggalkan Bali. Sebelumnya dia dikabarkan tertahan tak bisa pulang ke Australia gara-gara noda basah di paspor miliknya.

"Sesuai schedule tadi malam pukul 21.30 Wita pakai maskapai JetStar," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai Amran Amir saat jumpa pers di kantornya, Jl Raya Taman Jimbaran, Badung, Bali, Senin (24/6/2019).


Amran mengatakan pihaknya juga sudah minta keterangan ke Martin soal berita terkait unggahan Instagram Story-nya. Martin meminta maaf dan tidak menyangka unggahannya itu bikin heboh.

"Jadi Pak Warhan yang menyaksikan, katanya nih karena tidak ada datanya, minta maaf tidak menyangka viral," terangnya.

Eks Miss Universe Aussie Tegan Martin Sudah Tinggalkan BaliJumpa pers Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai. (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)

Martin dikabarkan tertahan di Bali karena ada tanda bekas air atau basah di halaman paspornya. Kabar tersebut berembus dari pemberitaan media Australia, news.com.au, pada Jumat, 21 Juni 2019. Media Australia itu memberitakan Tegan 'telantar' di Bali dengan judul 'Former Miss Universe Australia stranded in Bali because of damp passport'.

Media Australia itu melampirkan tangkapan layar dari Instagram Story milik Martin yang menampilkan paspornya dengan keterangan 'Wasn't allowed on my flight due to this watermark in the corner of my passport. Has this happened to anyone else?' yang bila diterjemahkan secara bebas berarti 'Tak diizinkan terbang karena adanya tanda air di sudut paspor saya. Adakah orang lain yang mengalami kejadian serupa?'


Masih menurut media Australia itu, Martin yang juga seorang model itu tidak dapat pulang ke Australia untuk menghadiri suatu kegiatan Pyrmont Point Sydney. Martin juga disebutkan menyampaikan dalam Instagram Story-nya bahwa ia akan lebih lama berada di Bali dari waktu yang diperkirakannya.

Amran sendiri mengaku belum melihat langsung kondisi paspor Martin yang disebutkan rusak karena sisi halamannya ada bekas terkena air atau basah. Namun Amran mengatakan menerima informasi bila sebelum berangkat ke Bali atau tepatnya pada 16 Juni 2019 Martin diberi tahu General Manager Jetstar Airways untuk mengganti paspornya karena kondisinya rusak.

"Waktu di Australia di mana pemberangkatannya saya kurang jelas, (Martin) disarankan untuk ganti paspor sama petugas checking counter di Australianya," ucap Amran.


Menurut Amran, informasi itu masuk akal karena paspor yang digunakan Martin untuk masuk ke Indonesia tergolong baru yaitu tertanggal 17 Juni 2019, tanggal yang sama ketika Martin tiba di Indonesia. Namun soal paspor lama Martin, Amran kembali menyampaikan belum melihat kondisinya.

"Waktu datang tanggal 17 (Juni) paspornya sudah baru. Untuk melihat yang sebelumnya kita tidak," ucap Amran.
(ams/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed