detikNews
Senin 24 Juni 2019, 16:20 WIB

Sidang Pleidoi, Pembunuh Sekeluarga di Bekasi Minta Keringanan Hukuman

Isal Mawardi - detikNews
Sidang Pleidoi, Pembunuh Sekeluarga di Bekasi Minta Keringanan Hukuman Foto: Isal Mawardi/detikcom
Bekasi - Terdakwa satu pembunuhan satu keluarga, Harris Simamora, menjalani sidang pleidoi atau nota pembelaan. Harris meminta hakim memberikan keringanan hukuman atas perbuatannya itu.

"Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan dan analisis yang telah kami paparkan, kami selaku penasihat hukum terdakwa, dengan segala kerendahan hati, memohon kepada majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara a quo untuk dapat menjatuhkan putusan dengan hukuman pidana yang seringan-ringannya bagi terdakwa," ujar penasihat hukum Harris, Alam Simamora, di PN Bekasi, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (24/6/2019).

Alam mengakui tindakan pembunuhan dan pencurian yang dilakukan oleh Harris kepada keluarga Daperum Nainggolan. Namun ia berharap majelis hakim PN Bekasi, Djuyamto, mempertimbangkan sikap kooperatif terdakwa.

"Terdakwa bersikap sopan selama persidangan," ujar Alam.

Selain itu, Alam menyebut Harris bersikap koperatif dan memberikan keterangan sejujur-jujurnya selama persidangan. Harris, sebut Alam, juga tidak pernah dihukum dan terjerat kasus sebelumnya.

"Terdakwa masih muda dan masih mempunyai harapan di masa depan akan dapat berguna bagi masyarakat, nusa, dan bangsa," ujar Alam.


Sidang dilanjutkan pada Rabu, 3 Juli 2019, dengan agenda tanggapan JPU terhadap pleidoi terdakwa.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum Fariz Rahman menuntut Harris Simamora dengan hukuman mati. Haris dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan satu keluarga di Bekasi.

Sebagaimana diketahui, Harry Aris Sandigon alias Harris Simamora alias Ari didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap keluarga Daperum Nainggolan di Bekasi.

Ada empat korbannya, yakni Daperum Nainggolan, Maya Boru Ambarita, Sarah Nainggolan, dan Yehezkiel Arya Paskah Nainggolan. Pembunuhan satu keluarga Daperum Nainggolan terjadi pada sekitar pukul 23.45 WIB, Senin (12/11/2018), hingga sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa (13/11/2018), di kediaman Daperum, Jalan Bojong Nangka, Pondok Melati, Bekasi.

Pembunuhan ini dilatarbelakangi sakit hati atas pernyataan korban saat Harris Simamora hendak menginap. Sebelumnya, Harris didakwa dengan Pasal 340 KUH Pidana, Pasal 363 ayat 1 ke-3 KUH Pidana, dan Pasal 338 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana.



Simak Juga "Prarekonstruksi Pembunuhan Keluarga di Bekasi, 35 Adegan Diperagakan":

[Gambas:Video 20detik]


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed