detikNews
Sabtu 22 Juni 2019, 13:56 WIB

Ada Luka Memar di Dahi-Leher Perempuan Tewas Terikat Rafia di Tangerang

Isal Mawardi - detikNews
Ada Luka Memar di Dahi-Leher Perempuan Tewas Terikat Rafia di Tangerang Ilustrasi mayat (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Polisi mengatakan ada luka memar pada dahi hingga leher perempuan yang ditemukan tewas di Kabupaten Tangerang, Banten. Menurut polisi, luka itu disebabkan kekerasan dengan benda tumpul.

"Pada dahi kiri terdapat dua luka lecet, pada pipi kiri terdapat luka lecet, pada leher kanan dan kiri terdapat luka lecet dan memar, dan pada bibir atas terdapat memar," kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, Sabtu (22/6/2019).



Hal itu diketahui dari hasil visum et repertum yang telah dilakukan oleh dokter forensik RSUD Kabupaten Tangerang. Dia menyebut perempuan itu diduga mati lemas karena jalur napasnya tersumbat alias tercekik.

"Penyebab kematian akibat kekerasan (benda) tumpul pada leher yang menyumbat jalan napas sehingga terjadi mati lemas," ucapnya.

Selain itu, Alexander menyebut ada resapan darah di sejumlah bagian tubuh korban. Antara lain di otot leher kanan dan kiri, otot dada, hingga kulit kepala bagian dalam sisi kiri.

"Pada otot leher kanan dan kiri terdapat resapan darah, pada otot dada setinggi tulang selangka terdapat resapan darah, dan pada kulit kepala bagian dalam sisi kiri terdapat resapan darah," ujar Alexander.



Kuku jari dan tangan korban, sebut Alexander, membiru. Alexander menyebut, berdasarkan pemeriksaan pada jasad korban, tak ada tanda dugaan aktivitas seksual sebelum korban tewas.

"Rahim dalam batas normal," ujar Alexander.

Korban ditemukan oleh saksi pada Jumat (21/6) siang di Kampung Babat RT 01 RW 01 Desa Babat, Legok, Tangerang. Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Saat ditemukan, kondisi jasad korban terikat tali rafia di leher, tangan, dan kaki. Korban mengenakan baju warna cokelat dan celana pink.
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed