detikNews
2019/06/21 20:17:20 WIB

Round-Up

Jaminan Hadi Tjahjanto dalam Bebasnya Soenarko

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jaminan Hadi Tjahjanto dalam Bebasnya Soenarko Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: dok. Puspen TNI)
Jakarta - Mayjen (Purnawirawan) TNI Soenarko telah mendapat penangguhan penahanan setelah ditahan di Rutan Guntur terkait dugaan kepemilikan senjata api ilegal. Ada jaminan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam bebasnya Soenarko.

Soenarko sebelumnya ditangkap atas dugaan kasus penyelundupan senjata api dari Aceh. Soenarko dinilai berpotensi mengancam keamanan nasional. Senjata itu diduga akan diselundupkan ke kerusuhan 22 Mei 2019 meski telah dibantah pihak terkait.

Setelah ditahan di Rutan Guntur sejak 20 Mei 2019, Soenarko kemudian bebas dari rutan pada Jumat (21/6/2019). Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan ingin penahanan Soenarko ditangguhkan.


"Saya tadi, saya baru saja ya, sebelum saya ke sini, saya telepon kepada Danpom TNI Mayor Jenderal Dedy untuk berkoordinasi dengan Kababinkum TNI untuk menyampaikan kepada penyidiknya, Pak Soenarko, untuk minta supaya untuk penangguhan penahanan," kata Marsekal Hadi di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (20/6).

Malam harinya, Marsekal Hadi Tjahjanto meneken surat permintaan penangguhan penahanan. Surat itu ditujukan langsung kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Surat permintaan penangguhan penahanan kepada Kapolri ditandatangani Panglima TNI pada hari Kamis, 20 Juni 2019, pukul 20.30," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi kepada wartawan, Jumat (21/6).


Panglima TNI bukan tanpa alasan meminta penangguhan penahanan atas Soenarko. Dia mempertimbangkan sejumlah hal, seperti rekam jejak eks Danjen Kopassus itu.

Selain meneken surat permintaan penangguhan penahanan, Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi penjamin atas bebasnya Soenarko.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed