detikNews
Jumat 21 Juni 2019, 14:40 WIB

Penahanan Ditangguhkan, Soenarko Tinggalkan Rutan Guntur

Matius Alfons - detikNews
Penahanan Ditangguhkan, Soenarko Tinggalkan Rutan Guntur Foto: Mayjen Purn Soenarko jelang keluar dari Rutan Guntur (ist)
Jakarta - Pengacara telah selesai mengurus administrasi permohonan penangguhan penahanan eks Danjen Kopassus Mayjen (purn) Soenarko. Tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal itu pun meninggalkan Rutan Guntur, Jakarta Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan pengacara Soenarko, Ferry Firman Nurwahyu, kepada wartawan di Rutan Guntur, Markas Pomdam Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019). Dia menyebut Soenarko telah meninggalkan rutan.

"(Soenarko) Sudah tidak di dalam, barusan keluar pakai mobil Pajero hitam. Sudah keluar," ujarnya.


Ferry menunjukkan surat pengeluaran tahanan bertanggal 21 Juni 2019 yang ditandatangani Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Nico Afinta.

Soenarko ditahan di Rutan Guntur sejak 20 Mei 2019 hingga 21 Juni 2019. Menurut Ferry, kliennya sangat senang penahanannya ditangguhkan sehingga bisa kembali ke rumah.

"Ya tentu senang, namanya sudah bebas kan," ucapnya.

Diketahui penahanan Soenarko ditangguhkan setelah ada penjamin dari sejumlah pihak. Dua di antaranya adalah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Meski penahanan Soenarko ditangguhkan, Polri menegaskan proses hukum tetap sesuai prosedur.

"Dari penyidik, untuk proses penanganan kasusnya, tetap sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/6).
(hri/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed