detikNews
Jumat 21 Juni 2019, 13:15 WIB

Polri Tunggu KPK untuk Kirimkan Nama Calon Pengganti Irjen Firli

Zakia Liland Fajriani - detikNews
Polri Tunggu KPK untuk Kirimkan Nama Calon Pengganti Irjen Firli Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Jeffrie/detikcom)
Jakarta - Polri mengatakan pihaknya bakal menunggu KPK membuka proses seleksi untuk calon Deputi Penindakan menggantikan Irjen Firli. Polri menyatakan bakal mempersiapkan perwira tinggi sesuai kompetensi yang dibutuhkan untuk mengikuti seleksi jabatan Deputi Penindakan KPK.

"Tentunya nanti akan ada komunikasi antara KPK dan Mabes Polri. Kalau memang jabatan itu harus diisi, maka dari Polri akan mempersiapkan para perwira tinggi yang memiliki kompetensi untuk mengikuti seleksi, karena itu kan open bidding untuk menduduki jabatan eselon 1A. kita mempersiapkan calon-calon yang terbaik untuk mengikuti seleksi dan bisa duduk di jabatan tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019).



Dedi juga menjelaskan alasan Polri menarik Firli yang kemudian ditugaskan sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Menurut Dedi, Firli memiliki rekam jejak cukup sukses saat menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Mabes Polri sudah mengeluarkan penilaian tersendiri kepada Irjen Firli ditarik ke Polri karena dibutuhkan dari sisi organisasi. Kenapa demikian? Beliau memiliki pengalaman yang cukup sukses, ketika memimpin sebagai Kapolda di NTB, baik dalam memelihara situasi kantibmas di NTB, karena di NTB ada beberapa wilayah yang cukup rawan dengan kelompok-kelompok terorisme. Beliau cukup berhasil," jelas Dedi.

Sebelumnya, KPK membenarkan kalau Firli segera kembali ke institusi asalnya yaitu Polri. Posisi Firli disebut akan diisi pelaksana tugas untuk sementara.



"Dia dapat promosi kan. Dia kira-kira mendapat posisi baru kan di Polri," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (20/6).

Saut menyebut Firli kembali ke Polri bukan karena dikembalikan oleh KPK. Firli memang sebelumnya menjalani pemeriksaan di pengawas internal KPK karena dugaan pelanggaran etik.

Sedangkan terkait posisi Deputi Penindakan yang kosong sepeninggalan Firli kelak, Saut menyebutkan kemungkinan akan diisi pelaksana tugas. Dia menyebut pelaksana tugas itu bisa diisi Brigjen Panca Putra Simanjuntak yang saat ini menjadi Direktur Penyidikan KPK.


Simak Juga "Urgensi dan Strategi Pansel Cegah Capim KPK Terpapar Radikalisme":

[Gambas:Video 20detik]


(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed