detikNews
Jumat 21 Juni 2019, 10:49 WIB

Jenazah Putra Ketua MA Dimakamkan Setelah Magrib di TPU Karet Bivak

Hasrul Nawir - detikNews
Jenazah Putra Ketua MA Dimakamkan Setelah Magrib di TPU Karet Bivak Foto: M Irfan (ist.)
Jakarta - Pemakaman jenazah putra Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali, Mohamad Irfan diundur. Hal itu dilakukan lantaran hingga kini jenazah Irfan belum tiba di Jakarta dari Namibia.

"Rencana awal akan dimakamkan pada Jumat pagi atau setelah salat Jumat, namun hingga saat ini jenazah belum tiba di tanah air," kata Istiana Ridha Ali, Sepupu korban yang merupakan keponakan dari Hatta Ali yang dihubungi detikcom, Jumat(21/6/2019).



Istiana mengatakan rencananya pemakaman dilakukan usai salat Magrib.

"Kemungkinannya setelah salat Magrib. (Karena) Evakuasi jenazah memakan waktu lama karena memang daerahnya di pedalaman," ujarnya.

Istiana menjelaskan jenazah almarhum Mohammad Irfan diberangkatkan dari Windhoek ke Jonburg kemarin pada pukul 23.00 WIB. Diperkirakan, jenazah Irfan akan tiva di Bandara Soekarno Hatta pada pukul 17.00 WIB hari ini.

"Berdasarkan informasi Protokoler MA, Perkiraan di bandara Jonburg sekitar 1 Jam Karena Pindah Pesawat, kemudian berangkat kembali dari Bandara Jomburg ke Jakarta dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB . Perkiraan dari Jonburg ke Jakarta 12 Jam ditambah 3 Jam untuk transit bahan bakar. Jadi total waktu tempuh Jonburg-Jakarta 15 jam perjalanan," terangnya.

"Perkiraan sampai dengan Rumah Duka pukul 17.30 WIB dan rencana disalatkan di Masjid LIPI untuk selanjutnya dimakamkan di TPU Karet Bivak," imbuh Istana.



Seperti diketahui, Mohamad Irfan, meninggal dunia di Namibia akibat kecelakaan moge. Dia mengalami kecelakaan saat menjelajah gurun dan padang savana bersama rombongan, salah satunya mantan Wakapolri Komjen (purn) Nanan Soekarna.

Touring di Afrika ini dijadwalkan dilakukan pada 11-29 Juni 2019 dengan rute Cape Town-Namibia-Botswana-Zimbabwe-Zambia. Rombongan masuk ke wilayah Namibia pada 16 Juni dan melakukan jelajah gurun dan padang di beberapa kota.

Tanggal 19 Juni, sekitar pukul 11.47 WIB, Nanan memberi tahu pihak KBRI Windhoek bahwa dua anggota timnya mengalami kecelakaan moge di daerah Naukluf National Park, 294 km dari Kota Windhoek.

Mobil Polantas dan ambulans kemudian merapat ke lokasi membawa kedua korban menuju rumah sakit terdekat, Maltahohe Hospital, lalu dibawa ke Mariental Hospital. Dari situ, jenazah kemudian dibawa ke Mortuary Windhoek Central Hospital untuk kemudian dipulangkan ke Tanah Air.
(mae/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com