detikNews
Jumat 21 Juni 2019, 00:05 WIB

Novel Diperiksa, KPK Bicara Pelaku Teror yang Tak Terungkap

Ibnu Hariyanto - detikNews
Novel Diperiksa, KPK Bicara Pelaku Teror yang Tak Terungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK berharap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan bisa segera diungkap. Sebab, hingga 800 hari berlalu, pelaku belum juga tertangkap.

"Novel hadir memenuhi permintaan pemeriksaan tersebut adalah sebagai bentuk sikap KPK dan juga Novel menghargai proses yang sedang berjalan. Meskipun memang seperti yang kita baca dan yang kita dengar, sayangnya sampai dengan 800 hari ini pelaku penyerangan itu belum ditemukan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019).


KPK berharap ada keseriusan dalam pengungkapan kasus tersebut. Menurut Febri, kasus penyerangan bukan hanya kepada Novel, namun bisa saja menimpa para aktivis antikorupsi yang lain.

"Karena ini bukan soal penyerangan terhadap satu orang pegawai KPK saja, tetapi serangan yang sama bisa terjadi pada semua pihak yang melakukan upaya ikhtiar pemberantasan korupsi," ujarnya.

Febri kemudian menyinggung kasus teror terhadap pimpinan KPK yang juga belum terungkap. Febri khawatir akan muncul anggapan seolah-olah ada pembiaran kepada pelaku teror bila kasus-kasus itu tak kunjung terungkap.


"Kalau ada teror yang dilakukan dan tidak diungkap itu kan akan membuat seolah-olah pelaku teror tidak akan pernah diproses dan bisa bebas melakukan perbuatannya," sebutnya.

Pemeriksaan terhadap Novel Baswedan dilakukan oleh penyidik dari Polda Metro Jaya dan tim gabungan di KPK, Kamis (20/6). Novel menyebut pertanyaan dalam pemeriksaan menunjukkan tak ada perkembangan dalam penanganan kasusnya.


"Sekarang yang dilakukan pemeriksaan. Sebagaimana sesuai permintaan, saya sudah memberikan keterangan. Dan ternyata hal-hal yang ditanyakan tidak menunjukkan ada progres yang baru. Bahkan hampir semua keterangan yang saya sampaikan sama dengan pemeriksaan sebelumnya," kata Novel setelah menjalani pemeriksaan di KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/6).


Novel: Saya Tidak Yakin dengan Tim Gabungan dari Kapolri
(ibh/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed