detikNews
Kamis 20 Juni 2019, 19:40 WIB

Jenderal Aktif Polri yang Hendak Ikut Seleksi Capim KPK Tak Harus Pensiun Dini

Audrey Santoso - detikNews
Jenderal Aktif Polri yang Hendak Ikut Seleksi Capim KPK Tak Harus Pensiun Dini Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Jefrie/detikcom)
Jakarta - Polri menjelaskan, perwira tinggi (pati) aktif di Polri tak harus mengundurkan diri atau pensiun dini untuk dapat menduduki jabatan komisioner KPK. Mereka dapat tetap menjadi anggota Polri, namun di-nonjob-kan dan menyandang status pati dengan penugasan di lembaga antirasuah.

"Kalau anggota Polri aktif, kan ada regulasinya di SDM. Ada Perkap Kapolri tentang penugasan khusus karena yang bersangkutan nanti aktif sebagai komisioner KPK, sesuai dengan peraturan ASN juga yang bersangkutan tidak boleh menduduki jabatan struktural di Polri. Artinya, nanti nonjob, misalkan Pati Mabes Polri penugasan di KPK," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019).

Dedi menuturkan, ketika perwira tinggi lolos menduduki jabatan komisioner KPK dan masih memiliki masa dinas setelah menjabat sebagai komisioner, ia dapat kembali mengabdi ke Polri.

"Misalnya setelah menjabat komisioner, dia masih ada waktu beberapa tahun lagi pensiun dari Polrinya, ya dia dapat kembali ke Polri. Tapi selama dia jadi komisioner, dia nonjob. Gajinya pun gaji pokok saja," terang Dedi.


Diketahui, nama Wakabareskrim Irjen Antam Novambar hingga Wakapolda Kalimantan Barat (Kalbar) Brigjen Sri Handayani masuk dalam daftar perwira tinggi (pati) Polri yang akan mengikuti seleksi terbuka calon pimpinan (capim) KPK. Polri mengatakan nama-nama tersebut belum final alias masih ada kemungkinan berubah.

"Barusan saya ditelepon staf SDM, bahwa nama-nama tersebut belum final. Seperti yang sudah saya sampaikan kemarin, di sisi internal kita ada regulasi Peraturan Kapolri tentang penugasan khusus. Artinya bahwa masih ada tahapan pemeriksaan administrasi secara internal tentang kompetensi, tentang persyaratan lainnya, rekam jejak, dan lain-lain," ucap Dedi pada pagi hari tadi.


Dedi menuturkan, apabila nama-nama calon kandidat pimpinan KPK dari Polri sudah selesai diproses, Polri nantinya akan menyurati Pansel Capim KPK terkait hal tersebut. Saat ini, Polri masih menggodok kelayakan para patinya.

Berikut ini 9 nama pati Polri yang telah mengajukan diri mengikuti seleksi capim KPK:

1. Wakabreskrim Polri Irjen Antam Novambar
2. Pati Polri penugasan di BSSN Irjen Dharma Pongkerum
3. Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri Irjen Coki Manurung
4. Analis Kebijakan Utama bidang Polair Baharkam Polri Irjen Abdul Gofur
5. Pati Polri penugasan Kemenaker RI Brigjen Muhammad Iswandi Hari
6. Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Bambang Sri Herwanto
7. Karo Sunluhkum Divisi Hukum Polri Brigjen Agung Makbul
8. Analis Kebijakan Utama bidang Bindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Juansih
9. Wakapolda Kalbar Brigjen Sri Handayani
(aud/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed