detikNews
Rabu 19 Juni 2019, 18:23 WIB

Polisi Cecar Adik Eks Gubernur Sulsel 25 Pertanyaan soal Dugaan Korupsi Kapal

Reinhard - detikNews
Polisi Cecar Adik Eks Gubernur Sulsel 25 Pertanyaan soal Dugaan Korupsi Kapal Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko (Foto: Reinhard/detikcom)
Jakarta - Penyidik Polrestabes Makassar memeriksa adik mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Irman Yasin Limpo, terkait kasus dugaan korupsi kapal latih Dinas Pendidikan Sulsel. Irman Yasin Limpo dicecar sebanyak 25 pertanyaan.

"Kami jadwalkan ulang, yang bersangkutan menghadiri panggilan kami hari ini jam 9 pagi diperiksa hingga selesai jam 1 siang. Materi pertanyaan ada 25 pertanyaan, masih sekitar pengetahuan beliau tentang pengadaan kapal latih SMK ini," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, Rabu (19/6/2019).


Salah satu materi pemeriksaan yang ditanyakan penyidik adalah pengetahuan Irman Yasin terkait pengadaan kapal latih Dinas Pendidikan Sulsel. Penyidik, menurut Indratmoko, kini mempelajari jawaban Irman Yasin dan mencocokannya dengan keterangan saksi lain.

"Masih kami pelajari apa jawaban bersangkutan dan pemeriksaan saksi saksi nanti dibicarakan dan dikembangkan bersama tim. Tidak menutup kemungkinan (dipanggil kembali) tapi itu belum ada penjadwalan ulang, dari kami masih dipelajari lebih lanjut dulu," ujar Indratmoko.


Selain Irman Yasin, Indratmoko mengatakan pihaknya juga sudah memeriksa saksi lain mulai dari tim lelang hingga ahli perkapalan.

"Ada hampir sepuluh orang dari tim lelang, teknis, PPTK, termasuk dari ahli perkapalan sebagai saksi," lanjutnya.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi delapan kapal latih yang terparkir di Pelabuhan Untia ini diselidiki oleh polisi sejak bulan Maret lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan, diduga ada proses mekanisme lelang yang tidak sesuai dan pengerjaan kapal yang melebihi batas waktu.

"Sudah naik ke tahap penyidikan, dugaannya sementara ada proses mekanisme lelang yang tidak sesuai, yang kedua penyelesaian pengerjaan pembuatan kapal ini melebihi batas anggaran 2018 samapi 2019 belum selesai," kata Indratmoko.

Rencananya, delapan kapal yang dibangun dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan menghabiskan anggaran Rp 34 miliar akan digunakan untuk membantu sarana persekolahan di SMK Sulsel.



Tonton video KM Arim Jaya Tenggalam di Sumenep, 17 Penumpang Ditemukan Tewas:

[Gambas:Video 20detik]


(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed