detikNews
Rabu 19 Juni 2019, 14:11 WIB

Jokowi akan Angkat Isu Sampah Laut dan Rohingya di KTT ASEAN

Ray Jordan - detikNews
Jokowi akan Angkat Isu Sampah Laut dan Rohingya di KTT ASEAN Presiden Jokowi (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Akhir bulan Juni ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertolak ke Bangkok, Thailand untuk menghadiri KTT ASEAN ke-34. Dalam forum internasional itu Jokowi akan mengangkat isu sampah di laut dan juga perdamaian di Rakhine State, Myanmar yang berkaitan dengan etnis muslim Rohingya.

Jokowi mengatakan ada tiga isu utama yang akan diangkat Indonesia dalam forum tersebut. Pertama, Indonesia akan mengajak negara ASEAN untuk bersatu dalam mengantisipasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

"Agar stabilitas ekonomi ASEAN tetap terjaga. Penting sekali kita ajak negara-negara ASEAN bersatu," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan kunjungan kerja Presiden RI ke KTT ASEAN di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Isu kedua yang akan dibawa Jokowi yaitu terkait sampah yang ada di laut kawasan negara ASEAN. Kemudian isu ketiga atau terakhir yakni berkaitan dengan kondisi konflik yang terjadi di Rakhine State, Myanmar. Konflik ini mengorbankan etnis muslim Rohingya yang ada di perbatasan Myanmar dan Bangladesh tersebut.




"Yang berkaitan dengan percepatan perdamaian di Rakhine State, Myanmar. Itu tiga hal yang akan kita sampaikan di KTT ASEAN," katanya.

KTT ASEAN akan berlangsung pada 20-23 Juni 2019. Sedangkan, Jokowi akan hadir di KTT tersebut pada 22-23 Juni.

Tak hanya membahas persiapan KTT ASEAN, Jokowi juga membahas persiapan kunjungan kerja di KTT G20 yang akan berlangsung di Osaka, Jepang pada 26-29 Juni. Isu yang akan diangkat Indonesia mengenai persoalan ekonomi global, terutama yang berkaitan dengan perdagangan dan investasi.

"Kedua langkah-langkah inovasi mengenai pengembangan ekonomi digital dan artifisial intelijen. Ketiga perlu diangkat mengenai penanganan kesenjangan kualitas infrastruktur, ketenagakerjaan dan pemberdayaan perempuan di dunia," kata Jokowi.
(jor/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed