detikNews
Rabu 19 Juni 2019, 12:54 WIB

Jakarta Akan Rayakan HUT ke-492, Ini Filosofi di Balik Logonya

Uji Sukma Medianti - detikNews
Jakarta Akan Rayakan HUT ke-492, Ini Filosofi di Balik Logonya Foto: Dok. Pemprov DKI
Jakarta - Tidak terasa sebentar lagi Ibu Kota DKI Jakarta akan merayakan hari jadi ke-492. Puncak perayaan yang digelar pada 22 Juni 2019 mendatang ini akan diwarnai acara-acara yang meriah.

Namun, sebelum mengatur jadwal untuk datang ke berbagai perayaan tersebut ada baiknya jika kita menyimak filosofi dari logo HUT DKI Jakarta ke-492 terlebih dahulu.

Berkonsep warna warni dengan warna merah pada angka 492, logo HUT DKI Jakarta ini menunjukkan kebanggaan baru bagi Jakarta. Hal ini nampak dari adanya berbagai ikon-ikon infrastruktur terbaru Jakarta yang terpampang di bagian atas logo. Di antaranya, gambar MRT Jakarta sebagai moda transportasi massal para kaum urban yang baru beroperasi awal Maret 2019 ini. Ikon MRT Jakarta berlatarkan background biru tosca ini melambangkan perubahan menuju ke hal yang baik, keceriaan serta masa depan yang cerah.

Hal ini sejalan dengan moda transportasi yang baru seumur jagung ini. Untuk tahap pertama, rute MRT memang baru beroperasi dari Bundaran HI hingga Lebak Bulus. Namun, Pemprov DKI akan segera membangun rute selanjutnya hingga tersambung ke Jakarta Kota.


Ada juga terowongan Kendal yang terletak di Jalan Kendal, Dukuh Atas, Jakarta Selatan yang menjadi tempat ikonik baru yang mana dulunya terlihat kumuh.

Tidak ketinggalan yaitu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Senayan yang beberapa bulan terakhir lalu lalang di sosial media karena wujudnya yang instagramable.

JPO Senayan merupakan JPO Gelora Bung Karno yang telah direnovasi. Desain yang baru dari JPO Senayan digadang-gadang dapat mewakili wajah baru Jakarta yang modern dan dinamis.

Meski menampilkan beberapa ikon baru, akan tetapi ikon Monas dan Patung Pancoran masih tetap eksis. Bukan tanpa sebab, keduanya merupakan ikon identitas dan saksi sejarah yang telah mengakar dari Kota Jakarta.

Jakarta Akan Rayakan HUT ke-492, Ini Filosofi di Balik LogonyaLogo HUT DKI Jakarta 492. Foto: Dok. Pemprov DKI


Monas digambar dengan warna biru yang artinya kepercayaan dan jiwa profesional yang mengayomi. Sementara Patung Pancoran berwarna hijau yang mengartikan bahwa Jakarta mengarah kepada kota yang ramah lingkungan.

Selain itu, ada juga ikon tari topeng betawi di bagian bawah. Ikon tersebut dibalut oleh warna kuning kehijauan yang menandakan kerendahan hati. Yang juga berarti erat akan tradisi dan budaya luhur.


Seluruh logo tersebut beralaskan peta DKI Jakarta. Peletakan ikon-ikon tersebut juga berdasarkan lokasi masing-masing ikon. Warna merah dipilih untuk angka 492 sebagai lambang semangat yang membara, ketegasan dan keberanian menuju perubahan ke arah yang lebih baik.

Di bagian Jakarta Pusat dipilih warna orange yang menandakan sebuah ide yang tiada berbatas dan kehangatan warga Jakarta. Adapun serangkaian acara sudah mulai disiapkan oleh panitia perayaan.

Sebagai puncaknya, pada 22 Juni di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) digelar acara 'Jakarta Night Festival'. Rencananya acara 'Jakarta Night Festival akan berlangsung sejak pukul 17.00 hingga 19.45 WIB.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari mengatakan Pemprov juga bakal menyediakan panggung hiburan megah yang akan dihadiri artis Ibukota untuk menghibur warga Jakarta.

Di acara itu juga akan melibatkan puluhan seniman, yang akan melakukan pameran, ada pula bazar yang menjual produk-produk khas Jakarta.

Logo HUT DKI Jakarta 491Logo HUT DKI Jakarta 491 Foto: Istimewa

"Kita juga akan menghadirkan artis-artis Ibu Kota, kemudian berkolaborasi dengan pihak lain di tanggal 22 Juni itu, itu puncaknya," jelasnya di Jakarta, Jum'at (14/6/2019).

Tak hanya itu, akan ada pawai karnaval yang akan diikuti 5.000 peserta dengan kendaraan hias. Karnaval ini akan mulai dari depan Balai Kota lalu memutar ke Bundaran HI dan menuju titik akhir di Monas.

Selain 'Jakarta Night Festival', Pemprov juga bakal mengadakan acara 'Jakarta Creative Night' yang dimulai pukul 19.45 hingga 21.45 WIB di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Akan ada bazar hingga pameran sejumlah seniman di lokasi ini, dengan target ada 2.000 pengunjung per harinya.

"Arahan Pak Gubernur itu, bahwa peringatan HUT Kota Jakarta ini, jangan hanya dinikmati oleh kalangan masyarakat ke bawah saja, tetapi juga kalangan kaum milenial," pungkasnya.

Acara malam puncak perayaan HUT ke-492 DKI Jakarta juga bisa disaksikan melalui live streaming di portal detik.com dan CNNIndonesia.com pada pukul 19.40 - 20.00 WIB dan dilanjutkan pukul 21.00 - 21.45 WIB. Saksikan juga kemeriahan HUT ke-492 DKI Jakara secara on air di Trans TV dan CNN Indonesia Transvision pukul 20.00 - 21 .00 WIB.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed