detikNews
Rabu 19 Juni 2019, 09:50 WIB

Gelar Rakernas Tertutup, PDIP: Kontemplasi Politik Perlu Keheningan

Tsarina Maharani - detikNews
Gelar Rakernas Tertutup, PDIP: Kontemplasi Politik Perlu Keheningan Foto: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Jakarta - PDI Perjuangan hari ini menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) untuk membahas persiapan Kongres V PDIP. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Rakernas digelar tertutup untuk merenungi sikap politik PDIP 5 tahun mendatang.

"Rakernas IV kali ini pun dilaksanakan secara tertutup. Partai menyadari bahwa keheningan dalam politik penting dalam kontemplasi politik. Terlebih ketika PDI Perjuangan memerlukan suasana khusus, memerlukan kejernihan alam pikir guna merumuskan agenda strategis internal partai ke depan," kata Hasto kepada wartawan, Rabu (19/6/2019).


Ia menjelaskan dalam rakernas akan dirumuskan sejumlah langkah strategis PDIP di periode 2019-2024. Hasto menyebut tak akan mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan rakyat ke PDIP dan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kami tidak menanggapi kemenangan dengan euforia. Kami bersyukur, dipercaya kembali oleh rakyat. Kami bertanggung jawab untuk menggunakan besarnya dukungan rakyat tersebut di dalam membangun masa depan bangsa secara bersama-sama dengan cara gotong royong dengan seluruh komponen bangsa," tuturnya.


Menurut agenda, Rakernas dimulai pukul 10.00 WIB di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat. Akan ada beberapa agenda yang akan dibahas, salah satunya terkait rencana percepatan Kongres V PDIP yang akan digelar di Bali pada Agustus mendatang.

Surat bernomor 5214/IN/DPP/V/2019 tersebut diteken oleh putra Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo sebagai Ketua DPP dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hingga saat ini belum diketahui pasti apakah Rakernas dan Kongres nantinya akan membahas pergantian Ketum baru, atau tidak.

Kongres PDIP sendiri sedianya digelar pada 2020 nanti, namun dipercepat menjadi 8-10 Agustus 2019 di Bali. PDIP terakhir kali melaksanakan kongres pada 2015. Saat itu, dalam Kongres IV, PDIP secara aklamasi kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum 2015-2020. Jabatan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDIP seharusnya baru berakhir pada 2020.
(tsa/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed