detikNews
Selasa 18 Juni 2019, 09:49 WIB

KPK Panggil Anggota DPR Inas Nasrullah Jadi Saksi Suap Bowo Sidik

Haris Fadhil - detikNews
KPK Panggil Anggota DPR Inas Nasrullah Jadi Saksi Suap Bowo Sidik Inas Nasrullah Zubir (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - KPK memanggil Anggota DPR Inas Nasrullah Zubir dan Nasril Bahar terkait kasus dugaan suap ke anggota DPR nonaktif Bowo Sidik Pangarso. Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Indung.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka IND (Indung)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (18/6/2019).



Inas, yang berasal dari Fraksi Hanura, dan Nasril, yang berasal dari Fraksi PAN, merupakan anggota Komisi VI DPR RI. Keduanya berada di satu komisi bersama Bowo Sidik.

Dalam kasus ini, Bowo ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat orang kepercayaannya bernama Indung. Ketiga orang itu telah ditetapkan menjadi tersangka.

Bowo diduga menerima suap untuk membantu PT HTK kembali mendapat perjanjian penggunaan kapal-kapalnya untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog). Bowo pun meminta imbalan sebesar USD 2 per metrik ton.



KPK menduga Bowo sudah menerima 7 kali suap dari Asty dengan total duit sekitar Rp 1,6 miliar. Jumlah itu terdiri dari Rp 89,4 juta yang diterima Bowo melalui Indung saat OTT dan 6 penerimaan sebelumnya yang disebut KPK sebesar Rp 221 juta dan USD 85.130. Selain penerimaan uang dari Asty terkait distribusi pupuk itu, KPK menduga Bowo menerima gratifikasi dari pihak lain senilai Rp 6,5 miliar.


Diperiksa KPK, Sekjen DPR Ditanya Status Bowo Sidik di Parlemen:


(haf/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed