detikNews
2019/06/17 19:06:27 WIB

Round-Up

Jejak Rommy Ditelusuri Sampai ke Kampus-kampus

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Jejak Rommy Ditelusuri Sampai ke Kampus-kampus Tersangka jual-beli jabatan di Kemenag Romahurmuziy alias Rommy (Foto: Ari Saputra/detikcom)


Ada 7 orang yang merupakan rektor ataupun pernah menjadi calon rektor di sejumlah UIN yang diperiksa hari ini. "Para saksi ini merupakan calon-calon rektor di beberapa kampus di bawah Kementerian Agama. Pemeriksaan terhadap saksi lain dari unsur calon rektor tersebut masih akan dilakukan besok," ujar Febri.

Berikut rektor dan calon rektor yang diperiksa hari ini:

1. Prof Ali Mudlofir (PNS Kemenag/calon Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya);
2. Prof Masdar Hilmy (PNS Kemenag/Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya);
3. Prof Akh Muzakki (PNS Kemenag/calon Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya);
4. Dr Syarif (PNS Kemenag/Rektor IAIN Pontianak);
5. Dr Wajidi Sayadi (PNS Kemenag/calon Rektor IAIN Pontianak);
6. Dr Hermansyah (PNS Kemenag/calon rektor IAIN Pontianak); dan
7. Prof Warul Walidin (PNS Kemenag/Rektor UIN Ar Raniry).

Salah seorang di antaranya yaitu Syarif mengaku pernah mendapatkan pesan singkat atau SMS bodong saat proses seleksi rektor. Awalnya, Syarif--usai menjalani pemeriksaan di KPK--mengaku tidak pernah menyerahkan atau mendapatkan permintaan uang terkait seleksinya. Malahan dia menyebut ada SMS bodong yang masuk.




"Tidak ada apa yang mau saya janjikan, saya anak petani. Tidak ada kalau SMS bodong iya tapi langsung saya hapus. Ndak ada mengaku dari siapa-siapa," tutur Syarif.

Saksi lainnya yaitu Masdar menepis adanya uang yang diserahkan demi lolos seleksi jabatan rektor. Dia mengatakan proses seleksi rektor yang diikutinya dilakukan sesuai prosedur.

"Nggak ada. Tidak ada sama sekali. Saya tidak sama sekali. Saya tidak ditarget sama sekali," kata Masdar.
(dhn/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com