detikNews
Senin 17 Juni 2019, 17:33 WIB

KPU Pelajari Kasus 5 Komisioner KPUD Palembang Tersangka Pidana Pemilu

Dwi Andayani - detikNews
KPU Pelajari Kasus 5 Komisioner KPUD Palembang Tersangka Pidana Pemilu Foto: Komisioner KPU Hasyim Asyari. (Dwi Andayani-detikcom).
Jakarta - 5 Komisioner KPU Palembang dijadikan tersangka oleh polisi atas kasus tindak pidana pemilu. KPU RI tengah mempelajari sebab 5 komisioner KPU Palembang itu menjadi tersangka.

"KPU Provinsi Sumatera Selatan hari ini ke KPU melaporkan situasi sebenarnya apa yang terjadi," ujar komisioner KPU Hasyim Asyari di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakata Pusat, Senin (17/6/2019).

Hasyim menyebut, pihaknya akan mempelajari kasus yang terjadi. Menurutnya, informasi yang baru diterima yaitu terkait adanya rekomendasi pemungutan suara lanjutan (PSL) dan pemungutan suara ulang (PSU) di beberapa daerah.

"Mengapa Lima Anggota KPU Kota Palembang itu ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik, nah ini minta dipelajari. Sumber yang kami terima saat ini, bahwa ada rekomendasi pemungutan suara lanjutan. Di beberapa tempat sudah dikerjakan, tapi kemudian ada perubahan bukannya lanjutan malah pemungutan suara ulang," kata Hasyim.

Hasyim menyebut salah satu hal yang ditanyakan yaitu terkait dasar adanya perubahan dari PSL ke PSU. Menurutnya, rekomendasi ini diberikan H-2 batas pelaksanaan PSU.

"Ini jadi pertanyaan bagi KPU, semula rekomendasinya PSL, tiba-tiba PSU atas dasar apa. Kemudian kalau tidak dilaksanakan mengapa kan begitu," kata Hasyim.

"Informasi yang kami terima juga, bahkan rekomendasi semula yang PSL itu munculnya H-2 batas akhir laksanakan PSU. Di UU PSU paling lambat 10 hari sejak hari pemungutan suara," sambungnya.


Sebagaimana diketahui, 5 komisioner KPU Palembang ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pemilu oleh Satreskrim Polresta Palembang. Dalam kasus itu, para komisioner dituding menghilangkan hak pilih warga Palembang dengan tidak menjalankan rekomendasi PSU dan PSL.

Adapun 5 komisioner KPU yang jadi tersangka adalah Ketua KPU Palembang EF serta empat komisioner lain, yakni Al, YT, AB, dan SA. Kelima tersangka tidak ditahan setelah diperiksa pada Jumat (14/6).




Video Tersangka Kreator Hoax soal Server KPU Minta Maaf:

[Gambas:Video 20detik]


(dwia/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed