detikNews
Senin 17 Juni 2019, 11:45 WIB

TKN Jokowi Ragukan 12 Truk Bukti Prabowo ke MK: Sejak Awal Suka Bohong

Elza Astari Retaduari - detikNews
TKN Jokowi Ragukan 12 Truk Bukti Prabowo ke MK: Sejak Awal Suka Bohong Tim hukum Prabowo-Sandi di Sidang MK. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ragu akan klaim tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menyatakan akan membawa 12 truk bukti ke Mahkamah Konstitusi. Timses pasangan 01 itu menyoroti kubu 02 yang disebutnya kerap berbohong.

"Tim hukum 02 mengklaim memiliki bukti sebanyak 12 truk. Melihat cara kampanye Prabowo-Sandi dan tim sejak awal yang suka berbohong, saya tidak percaya bahwa mereka benar-benar punya bukti autentik yang memiliki substansi hukum untuk dibawa ke persidangan," ujar Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, kepada wartawan, Senin (17/6/2019).

Pria yang akrab disapa Toni itu menyoroti soal inkonsistensi kubu Prabowo-Sandiaga yang berkali-kali mengganti klaim kemenangannya. Saat awal, Prabowo menyatakan menang 62% dan dalam gugatannya ke MK, pihak 02 menyatakan kemenangan 52%.


"Mereka pernah mengklaim menang 62%. Sekarang jadi 52%. Bagaimana pertanggungjawaban moral mereka? Ke mana menggelundungnya angka 10% itu?" kata Toni.

Sekjen PSI itu mengingatkan agar tim Prabowo-Sandiaga tak asal memasukkan bukti ke MK. Toni menyindir bukti-bukti yang diklaim akan dikirimkan kubu Prabowo-Sandi.

"Saya hanya mengingatkan, MK bukan tempat pembuangan akhir atau tong sampah. Jadi jangan nyampah di MK. Yang akan diterima MK hanya barang bukti yang digariskan UU, seperti C1 berhologram," ucapnya.

Toni pun menunggu 12 truk bukti yang disebut-sebut oleh tim hukum Prabowo-Sandiaga. Ia meminta tidak ada dusta yang dilakukan kubu 02.

"Kita tantang mereka kapan bawa 12 truk ke MK? Kita undang wartawan dan civil society. Buat live di TV dan medsos. Rakyat bosan dengan kebohongan. Kita tunggu, agar tidak ada lagi dusta di dunia politik kita," sebut Toni.


Soal 12 truk bukti Prabowo-Sandi sempat disinggung dalam sidang perdana di MK pada Jumat (14/6) lalu. Majelis hakim mempertanyakan belum adanya beberapa bukti fisik yang disampaikan Prabowo-Sandi dalam gugatannya.

Tim hukum Prabowo-Sandi mengaku sudah ada satu truk bukti yang masuk ke MK dan 11 sedang menuju MK. Mereka menyatakan sempat akan memasukkan semua bukti itu, namun ditarik lantaran pihak MK istirahat.

"Makanya jangan katakan di sini (MK) yang capek. Saya sudah kontrol memang jam 7 closed, istirahat. Tapi setelah itu diperiksa lagi bahwa ada ditarik lagi, itu soal lain. Jangan seolah-olah jangan Mahkamah keliru di sini," kata kakim konstitusi, I Dewa Gede Palguna, kepada tim Prabowo-Sandi.


Tim Prabowo Sebut 12 Truk Dokumen Tak Bisa Masuk MK karena Petugas Kelelahan:

[Gambas:Video 20detik]


(elz/fjp)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed