detikNews
Senin 17 Juni 2019, 10:30 WIB

BPN Prabowo Sebut Jokowi Punya Beban ke Sponsor, TKN: Mereka Selalu Suuzan

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
BPN Prabowo Sebut Jokowi Punya Beban ke Sponsor, TKN: Mereka Selalu Suuzan Arsul Sani (Foto: Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut Jokowi selama ini memiliki beban dan lebih tampil sebagai boneka. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin tak heran atas sikap BPN yang kerap melemparkan tuduhan kepada sang capres.

"Kalau ada dari BPN yang sudut pandangnya seperti itu, maka bukan hal yang luar biasa, karena memang selama ini kacamatanya selalu hanya satu, yakni kacamata suuzan alias prasangka buruk," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani, kepada wartawan, Senin (17/6/2019).

Dia mengatakan BPN Prabowo-Sandiaga memang selalu berprasangka buruk kepada Jokowi. BPN, menurut Arsul, tidak pernah mau melihat secara positif apa yang disampaikan ataupun dilakukan oleh Jokowi.

"Mereka tidak pernah punya kaca husnuzan yang bisa melihat sisi lain dari makna tidak punya beban. Sisi lain itu seperti sudut bahwa di masa pertama pemerintahannya beban Pak Jokowi besar karena memang ia punya keinginan kuat membereskan banyak hal yang selama ini membebani negara," tuturnya.


Arsul pun menuturkan selama ini Jokowi memang memiliki beban besar dalam memerintah, yakni beban-beban permasalahan yang selama ini melilit Indonesia. Misalnya mafia pangan atau mafia minyak.

"Contoh pihak yang atur bisnis minyak yang beroperasi dengan menggunakan Petral sehingga menambah harga dalam impor minyak, demikian juga apa yang sering disebut juga sebagai mafia pangan atau bahan pokok. Hal-hal seperti ini kan sudah dibereskan, meski masih ada yang tersisa bekas-bekasnya," papar Arsul.

"Nah, di periode kedua pemerintahannya, beban seperti ini relatif sudah jauh berkurang, karena itulah Pak Jokowi mengatakan ia akan tanpa beban lagi," sambung Sekjen PPP itu.


Sebelumnya, tudingan kepada Jokowi itu dilempar BPN Prabowo-Sandiaga saat menanggapi pernyataan sang presiden yang menegaskan bahwa dia tidak segan untuk mengambil keputusan 'gila' jika itu untuk kepentingan negara. BPN lantas menyebut pernyataan Jokowi merupakan pembenaran selama ini Jokowi punya beban politik dalam membuat kebijakan.

"Prihatin dan aneh dengan pernyataannya yang mengatakan 5 tahun ke depan Jokowi tidak punya beban apa-apa sehingga putusan apa pun akan saya lakukan. Pernyataan tersebut juga membenarkan pendapat umum bahwa Jokowi selama ini punya beban dan utang kepada pihak-pihak yang mengkatrol dan mensponsorinya," kata juru debat BPN Prabowo-Sandi, Sodik Mujahid, kepada detikcom, Minggu (16/6).

Sodik menyebut selama ini Jokowi telah menjadi gubernur hingga presiden boneka. Dia menyebut seharusnya Jokowi lebih bertanggung jawab bila terpilih kembali,

"Jadi gubernur dan jadi presiden yang dengan posisi tersebut dia lebih tampil sebagai boneka," sebut Sodik.



Jokowi: Keputusan Gila yang Penting untuk Negara Saya Kerjakan:

[Gambas:Video 20detik]


(mae/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed